Indeks Saham Jepang Catat Rekor Tinggi
Di pasar saham, saham Jepang terus mempertahankan tren naik. Kedua indeks saham utama Jepang, Nikkei dan Topix, telah mencapai tingkat rekor baru. Inflasi grosir mulai melambat selama empat bulan berturut-turut, yang meredakan tekanan pada Bank of Japan. Hal ini menunjukkan bahwa bank sentral kemungkinan akan menunda kenaikan suku bunga lebih lanjut dalam beberapa minggu ke depan. Keraguan ini bisa dimengerti, terutama setelah perubahan kebijakan besar yang terjadi pada awal 2024 ketika mereka mengakhiri kebijakan suku bunga negatif. Untuk yen, ini berarti jarak suku bunga yang besar dengan AS kemungkinan akan tetap ada. Sementara Federal Reserve telah mempertahankan suku bunganya di 3,75% selama dua kuartal terakhir, ini masih jauh lebih tinggi daripada suku bunga kebijakan Jepang. Oleh karena itu, kita mungkin melihat trader menggunakan opsi untuk bertaruh pada pasangan USD/JPY yang semakin tinggi menuju level 150 yang sempat dijangkau tahun lalu.Saham Jepang Mencapai Puncak Baru
Saham Jepang terus menjadi pilihan perdagangan karena mencapai titik tertinggi baru. Kenaikan ini, yang pertama kali memecahkan puncak sejarah 1989 pada awal 2024, didorong oleh harapan akan biaya pinjaman yang terus rendah. Kami mengharapkan trader untuk terus membeli futures Nikkei 225 atau menjual opsi put untuk memanfaatkan momentum kenaikan ini, yang telah membuat indeks naik lebih dari 15% tahun ini saja. Buat akun VT Markets Anda yang live dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.