Inflasi inti di Indonesia meningkat menjadi 2,38% tahun ke tahun, naik dari sebelumnya 2,36%

    by VT Markets
    /
    Jan 5, 2026
    Tingkat inflasi inti Indonesia meningkat menjadi 2,38% year-on-year pada bulan Desember dari sebelumnya 2,36%. Perubahan ini mencerminkan sedikit kenaikan dalam tekanan inflasi di dalam wilayah tersebut. Di pasar global, emas tetap diminati di atas $4.400 di tengah meningkatnya aliran investasi yang aman dan harapan akan pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve. Sementara itu, USD/INR melonjak ke level tertinggi dua minggu karena ancaman tarif yang lebih tinggi terhadap India dari AS.

    Pergerakan Mata Uang

    Berbagai mata uang mengalami pergerakan, dengan yen Jepang sedikit pulih dari level terendah dua minggu terhadap USD. Dolar Australia juga merosot saat dolar AS menguat menjelang laporan ISM PMI. Cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum memperpanjang kenaikan, dengan Bitcoin menembus tanda $93.000. Ethereum dan Ripple juga menunjukkan kinerja mingguan yang kuat, didukung oleh sentimen pasar yang positif. Proyeksi ekonomi untuk 2026-2027 di negara maju menunjukkan kelanjutan kinerja ekonomi yang solid, setelah ketahanan yang diamati di tahun-tahun sebelumnya. Pandangan ini mengasumsikan dukungan yang terus berlanjut dari berbagai faktor ekonomi pada tahun 2025. Dalam perdagangan, panduan untuk 2026 mencakup broker forex terbaik, yang memiliki spread rendah, dan broker yang berspesialisasi di pasar tertentu. Berbagai broker dan platform dievaluasi berdasarkan fitur dan keuntungan regional mereka.

    Tensi Geopolitik

    Aksi militer AS baru-baru ini di Venezuela telah menambah ketidakpastian yang signifikan ke pasar, memicu aksi aman klasik. Kita melihat hal ini terutama melalui penguatan Dolar AS, yang menguat terhadap sebagian besar mata uang utama. Tensi geopolitik ini kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perdagangan jangka pendek untuk minggu-minggu mendatang. Kita harus mengharapkan tekanan berkelanjutan pada pasangan mata uang seperti EUR/USD, yang terancam menjebol level support teknik yang penting. Indeks Dolar (DXY) telah melampaui 108, level yang terakhir kita lihat selama gejolak pasar di kuartal ketiga 2025. Momentum ini menyiratkan bahwa menjual Euro dan Pound terhadap Dolar bisa tetap menjadi strategi yang menguntungkan. Emas adalah gambaran yang lebih kompleks, naik di atas $4.400 meskipun ada dolar yang kuat. Ini menunjukkan bahwa permintaan sebagai tempat aman saat ini mengalahkan korelasi mata uang tradisional. Taruhan pada pemotongan suku bunga Federal Reserve juga memberikan dukungan, dengan pasar derivatif kini memperkirakan 85% kemungkinan pemotongan pada bulan Maret. Dengan ketidakpastian yang tinggi seperti itu, strategi volatilitas jangka panjang dianggap menarik. Membeli opsi, seperti opsi jual pada indeks saham atau opsi beli pada emas, memungkinkan risiko yang terukur sambil menangkap pergerakan besar yang berpotensi terjadi. Indeks VIX, yang mengukur ekspektasi volatilitas pasar, melonjak 15% minggu lalu, mencerminkan ketegangan ini. Poin-poin penting: – Inflasi inti Indonesia menanjak menjadi 2,38%. – Emas tetap di atas $4.400 dipicu oleh investasi aman. – Mata uang Jepang pulih dan dolar AS menguat menjelang laporan pekerjaan. – Tensi geopolitik dari AS dan Venezuela semakin memengaruhi pasar.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code