Harga Minyak Turun Setelah Sinyal Meredanya Ketegangan
Minyak turun tajam, dengan WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) turun sekitar 8% ke sekitar US$91 per barel setelah sebelumnya mendekati US$100, dan Brent (patokan harga minyak global) turun lebih dari 7% ke sekitar US$101 setelah sempat di atas US$114 di Asia. Kedua patokan ini masih lebih dari sepertiga di atas level sebelum perang pada akhir Februari. Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga minyak jangka dekat, dengan Brent diperkirakan rata-rata di atas US$100 hingga April, dan menyoroti Selat Hormuz yang menangani sekitar 20% perdagangan minyak dunia lewat jalur laut. IEA (International Energy Agency/Badan Energi Internasional) mengatakan siap melakukan pelepasan darurat lagi dari cadangan strategis (stok minyak pemerintah untuk kondisi krisis). Caterpillar naik sekitar 4%, sementara 3M dan Home Depot masing-masing naik lebih dari 3%, dan Delta serta United ikut naik saat harga minyak turun. Tesla naik sekitar 3%, sedangkan Nvidia, Amazon, dan Apple masing-masing bertambah lebih dari 2%. The Fed (bank sentral AS) menahan suku bunga di 3,50%–3,75% dan dot plot (grafik titik yang menunjukkan perkiraan arah suku bunga oleh pejabat The Fed) mengarah pada satu kali pemangkasan pada 2026 setelah tiga kali pemangkasan 25 basis poin (basis poin = 0,01%, jadi 25 basis poin = 0,25%) menutup 2025. Peluang tidak ada perubahan hingga Juni naik menjadi 89% dari di bawah 38% sebulan lalu, dengan peluang kecil kenaikan, dan emas turun di bawah US$4.300 ke level terendahnya pada 2026.Ide Trading di Tengah Kondisi Ekonomi Makro yang Berubah-ubah
Melihat reaksi pasar yang tajam terhadap meredanya ketegangan sementara, kami melihat peluang pada volatilitas (naik-turun harga yang cepat). Indeks Volatilitas CBOE (VIX, sering disebut “indeks ketakutan” karena mengukur perkiraan naik-turun S&P 500) kemungkinan turun di bawah 20 hari ini, sehingga opsi (options, kontrak yang memberi hak—bukan kewajiban—untuk beli/jual aset pada harga tertentu) menjadi lebih murah, setelah minggu lalu diperdagangkan mendekati level tertinggi tahun ini. Kita bisa mempertimbangkan membeli opsi put S&P 500 (SPY) (put = hak untuk menjual; biasanya untung jika harga turun) atau opsi call VIX (call = hak untuk membeli; biasanya untung jika VIX naik) sebagai lindung nilai (hedge, perlindungan dari risiko), karena jeda lima hari ini rapuh dan bisa berubah hanya oleh satu pernyataan. Penurunan 8% pada minyak WTI sangat besar, tetapi risiko pasokan belum hilang. Dengan Selat Hormuz—yang menangani 20% minyak dunia lewat laut—masih menjadi titik rawan, kami menilai harga minyak akan menemukan batas bawah tidak jauh dari level sekarang. Alih-alih menjual minyak langsung, strategi yang lebih baik adalah memanfaatkan turunnya biaya bahan baku bagi pihak yang diuntungkan seperti maskapai, di mana bahan bakar bisa lebih dari 25% biaya operasional, dengan membeli opsi call pada perusahaan seperti Delta (DAL) atau United (UAL). Sikap Federal Reserve adalah faktor paling kuat di pasar, bahkan mengalahkan berita geopolitik untuk beberapa aset. Dengan pasar kini menilai peluang 89% tidak ada pemangkasan suku bunga hingga Juni, tekanan kenaikan pada imbal hasil riil (real yields, imbal hasil obligasi setelah memperhitungkan inflasi) kemungkinan berlanjut. Ini membuat aset tanpa imbal hasil seperti emas kurang menarik, sehingga kami melihat peluang menambah posisi turun melalui opsi put pada SPDR Gold Shares (GLD) (ETF, yaitu “keranjang” aset yang diperdagangkan seperti saham), yang sudah menembus level terendah baru tahun ini. Kami melihat peralihan risk-on (risk-on = investor lebih berani mengambil risiko) ke saham siklikal (saham yang kinerjanya kuat saat ekonomi membaik) yang diuntungkan oleh keyakinan ekonomi dan harga energi yang lebih rendah. Kepemimpinan dari sektor industri seperti Caterpillar dan sektor keuangan seperti JPMorgan menjadi sinyal tren ini bisa berlanjut jika ketegangan terus mereda. Kita bisa mendapatkan paparan (exposure, tingkat keterlibatan pada pergerakan aset) dengan membeli opsi call pada ETF luas seperti Industrial Select Sector SPDR Fund (XLI), pendekatan yang mirip dengan yang terlihat pada 2021 saat ekonomi dibuka kembali.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.