Investor menunggu jawaban Iran atas ultimatum Trump, sementara perak turun 0,7% dan bertahan di sekitar $72,50

    by VT Markets
    /
    Apr 6, 2026
    Perak (XAG/USD) turun 0,7% ke sekitar $72,50 pada akhir perdagangan sesi Asia hari Senin, bergerak dalam kisaran sempit. Pergerakan harga tetap tenang menjelang respons Iran terhadap ultimatum dari Presiden AS Donald Trump. Trump mengatakan AS akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan Iran jika Iran tidak membuka kembali Selat Hormuz paling lambat Selasa pukul 20.00 ET (waktu Pantai Timur AS). Kementerian luar negeri Iran mengatakan tidak akan membuka kembali jalur tersebut dan memperingatkan akan membalas dengan menargetkan infrastruktur serupa yang dimiliki, atau terkait dengan, AS. Axios, dikutip Bloomberg, melaporkan ada pembicaraan antara AS dan Iran soal gencatan senjata 45 hari. Hasil seperti ini akan menurunkan risiko geopolitik (risiko dari konflik antarnegara), yang bisa mengurangi permintaan terhadap logam “safe haven” (aset pelindung nilai saat situasi tidak pasti) seperti perak. Ekspektasi inflasi terkait perang (perkiraan pasar bahwa harga-harga akan naik karena perang) dan arahan kebijakan bank sentral yang lebih ketat (sinyal suku bunga bisa tetap tinggi/naik) juga menekan aset yang tidak memberi imbal hasil seperti perak. Pasar juga memantau risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal AS/FOMC (catatan detail rapat bank sentral AS) dari pertemuan Maret, yang akan dirilis Rabu. Secara teknikal (analisis berdasarkan grafik harga), perak diperdagangkan di sekitar $72,50 dengan kecenderungan turun ringan di bawah EMA 20 hari (rata-rata bergerak eksponensial 20 hari, indikator tren yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru). Area hambatan (resistance, level yang sering menahan kenaikan) berada di sekitar $75,20, dengan penopang (support, level yang sering menahan penurunan) sekitar $70,00, lalu $66,70 dan $61,00; RSI (indikator kekuatan tren/kecepatan pergerakan harga) berada di 43. Fokus terdekat adalah ketidakpastian ekstrem terkait tenggat Selat Hormuz besok. Ada sinyal yang saling bertentangan antara ancaman militer langsung dan pembicaraan gencatan senjata lewat jalur tidak resmi, sehingga menjadi peristiwa “dua kemungkinan” bagi harga perak (bisa bergerak tajam ke salah satu arah). Kondisi ini menyarankan penggunaan opsi (kontrak yang memberi hak beli/jual pada harga tertentu) untuk membatasi risiko, bukan perdagangan spot futures (kontrak berjangka dengan nilai mengikuti harga saat ini), untuk 48 jam ke depan. Trader yang memperkirakan tensi mereda atau terjadi gencatan senjata bisa mempertimbangkan membeli put (opsi jual, untung jika harga turun) dengan harga pelaksanaan (strike, harga yang disepakati dalam kontrak opsi) di bawah level support $70,00. Sebaliknya, yang bersiap untuk konflik bisa mempertimbangkan membeli call (opsi beli, untung jika harga naik), namun implied volatility yang tinggi (perkiraan volatilitas dari harga opsi; biasanya membuat premi opsi mahal) akan membuatnya mahal. Strategi yang lebih hemat untuk skenario naik adalah call spread (gabungan beli call dan jual call di strike lebih tinggi untuk menekan biaya), misalnya membeli call $75,00 dan menjual call $80,00 untuk membatasi biaya. Kami melihat pola serupa saat gejolak 2025, ketika peristiwa geopolitik memicu lonjakan tajam namun sering singkat pada logam mulia. Jika melihat ke belakang, Indeks Volatilitas ETF Perak Cboe (VXSLV—ukuran seberapa besar pasar memperkirakan naik-turunnya harga ETF perak) melonjak lebih dari 40% dalam satu minggu selama ketegangan Oktober 2025, lalu turun kembali ketika fokus pasar kembali ke kebijakan bank sentral. Situasi sekarang terasa mirip: reaksi awal kemungkinan tajam sebelum faktor dasar (fundamental seperti suku bunga dan inflasi) kembali dominan. Setelah “kebisingan” geopolitik mereda, perhatian akan beralih ke risalah FOMC hari Rabu. Dengan inflasi yang didorong perang, petunjuk bahwa The Fed lebih hawkish (lebih condong menaikkan/menahan suku bunga tinggi untuk menekan inflasi) kemungkinan akan menekan perak—karena perak tidak memberi bunga—lebih rendah. Perlu mencermati kalimat yang mengisyaratkan suku bunga akan tetap tinggi lebih lama untuk melawan inflasi yang bertahan, yang berada di atas 4,5% selama dua kuartal terakhir. Dari sisi teknikal, level $75,20 adalah garis kunci untuk memantau perubahan tren turun. Jika gagal menembusnya, trader bisa terdorong menjual call option (menjual opsi beli untuk menerima premi) dengan strike di sekitar level tersebut. Jika harga perak turun dan menguji area support $70,00, ini bisa menjadi peluang menjual cash-secured puts (menjual opsi jual dengan menyiapkan dana tunai untuk membeli jika terkena eksekusi) bagi yang ingin membeli (posisi long) pada harga lebih rendah.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code