IRGC Iran Mengatakan Akan Secara Proaktif Mengelola Selat Hormuz, Peringatkan AS/Israel agar Tidak Melancarkan Serangan Ulang

    by VT Markets
    /
    Apr 9, 2026

    Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pada Rabu bahwa Iran akan mengelola Selat Hormuz secara proaktif dan mengendalikannya secara cerdas. IRGC juga memperingatkan akan ada respons yang lebih kuat terhadap setiap serangan baru oleh Amerika Serikat atau Israel, menurut Reuters.

    IRGC menyatakan akan terus mendukung kelompok-kelompok perlawanan di Lebanon, Palestina, Yaman, dan Irak. Pernyataan itu tidak memuat rincian lebih lanjut soal waktu maupun langkah yang akan diambil.

    Konteks Pasar Selat Hormuz

    Dalam pergerakan pasar, laporan tersebut tidak terkait dengan perubahan sentimen yang jelas. Saat publikasi, Indeks Dolar AS (US Dollar Index) — ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama — turun hampir 1% pada hari itu ke 98,55.

    Pernyataan serupa tahun lalu soal pengelolaan Selat Hormuz sempat diabaikan pasar. Namun, dengan sekitar 21 juta barel minyak melewati selat itu setiap hari (lebih dari 20% konsumsi global), risiko gangguan pasokan tidak bisa diabaikan. Kerentanan ini tetap menjadi faktor utama bagi pasar energi.

    Saat ini, minyak mentah Brent — patokan harga minyak global — berada di sekitar US$86 per barel, dan CBOE Crude Oil Volatility Index (OVX) — indeks yang mengukur perkiraan gejolak harga minyak dari harga opsi — bergerak dekat level terendah enam bulan di 32. Ini menunjukkan pasar cenderung terlalu tenang, sehingga meremehkan potensi “supply shock” (guncangan pasokan mendadak yang bisa mendorong harga naik cepat). Kondisi tenang serupa terlihat sebelum insiden kapal tanker 2019, yang memicu lonjakan harga cepat 15% dalam satu hari.

    Dengan volatilitas tersirat (implied volatility) yang rendah — yaitu perkiraan volatilitas ke depan yang tercermin dari harga opsi — membeli opsi call atas kontrak berjangka (futures) WTI atau Brent yang jatuh tempo dua hingga tiga bulan ke depan menjadi strategi yang masuk akal. Opsi call adalah kontrak yang memberi hak (bukan kewajiban) untuk membeli aset pada harga tertentu; risikonya terbatas pada premi (biaya opsi) yang dibayar, sementara potensi keuntungan bisa besar jika ketegangan geopolitik meningkat. Opsi call out-of-the-money — harga strike-nya lebih tinggi dari harga pasar saat ini — khususnya lebih murah, sehingga efisien untuk bersiap menghadapi kejadian semacam itu.

    Lindung Nilai Volatilitas yang Lebih Luas

    Di luar minyak, ada peluang pada lindung nilai (hedging) volatilitas pasar yang lebih luas. Indeks VIX — sering disebut “indeks ketakutan”, mengukur ekspektasi volatilitas pasar saham AS dari opsi S&P 500 — saat ini berada di level relatif rendah di 14, jauh di bawah level pada krisis geopolitik sebelumnya. Membeli opsi call VIX bisa menjadi lindung nilai portofolio yang efektif terhadap “flight to safety” (peralihan investor ke aset yang dianggap aman secara massal).

    Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code