Market Pricing And Volatility
Pasar bergerak tidak stabil pada hari itu, dan suku bunga turun kembali selama konferensi pers ECB. Harga di pasar mengisyaratkan kenaikan suku bunga 25bp pada pertemuan Juni dan sekitar 60bp total pengetatan sampai akhir tahun. (bp/basis point = poin dasar; 25bp berarti 0,25%. “Pengetatan” = kebijakan moneter dibuat lebih ketat, biasanya lewat kenaikan suku bunga atau pengurangan stimulus.) Artikel tersebut menyatakan dibuat dengan bantuan alat AI dan ditinjau oleh editor. Kondisi ini terasa mirip hari ini, karena minyak Brent naik lebih dari 15% dalam sebulan terakhir hingga di atas $95 per barel. Data Eurostat terbaru menunjukkan inflasi utama (headline inflation = angka inflasi keseluruhan, termasuk energi dan pangan) Februari di Zona Euro sebesar 2,8%, lebih tinggi dari perkiraan umum (consensus = rata-rata perkiraan analis) 2,5% dan terutama didorong oleh energi. Ini mirip dengan kondisi yang membuat ECB waspada terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga.Trader Positioning And Hedges
Dengan latar ini, trader perlu mempertimbangkan membeli perlindungan dari kenaikan gejolak pasar. Indeks VSTOXX, ukuran gejolak saham Zona Euro, masih berada di bawah puncak saat lonjakan kekhawatiran energi 2025. Membeli call option (opsi beli = kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli pada harga tertentu) pada indeks ini bisa menjadi lindung nilai (hedge = strategi untuk mengurangi risiko kerugian) yang relatif murah jika ketegangan geopolitik meningkat. Pasar kembali memperkirakan peluang besar kenaikan suku bunga 25 poin dasar pada pertemuan Juni. Karena itu, kita bisa melihat kontrak futures Euribor untuk mengambil posisi menghadapi bank sentral yang lebih agresif. (Euribor futures = kontrak berjangka yang mencerminkan perkiraan suku bunga Euribor di masa depan; kontrak berjangka/futures = perjanjian membeli/menjual pada harga di masa depan.) Harga saat ini menunjukkan masih ada peluang jika ECB memberi sinyal tindakan yang lebih tegas dalam beberapa minggu ke depan. Kita juga perlu mengantisipasi biaya energi tinggi yang bertahan lama dan potensi kenaikan suku bunga akan menekan keuangan perusahaan. Ini membuat masuk akal untuk melihat credit default swaps (CDS) pada indeks yang melacak utang perusahaan Eropa, khususnya sektor yang boros energi seperti manufaktur dan transportasi. (CDS = semacam asuransi jika penerbit utang gagal bayar.) Biaya asuransi ini naik, tetapi belum setinggi pada periode stres sebelumnya.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.