Poin-poin Penting Pasar dan Tren
Dalam pasar keuangan, istilah “risiko tinggi” dan “risiko rendah” menunjukkan kesediaan untuk mengambil risiko. Di pasar “risiko tinggi”, ada lebih banyak optimisme, yang mengarah pada peningkatan pembelian aset berisiko. Sebaliknya, pasar “risiko rendah” memicu kehati-hatian, lebih memilih aset yang kurang berisiko. Kondisi “risiko tinggi” umumnya menghasilkan pasar saham dan komoditas yang meningkat, selain dari Emas, dan menguatkan mata uang negara-negara pengeskpor komoditas. Selama periode “risiko rendah”, ada kenaikan pada obligasi, terutama obligasi pemerintah, peningkatan minat untuk Emas, dan mata uang tempat berlindung yang lebih kuat seperti yen, franc, dan dolar. Mata uang yang menguat dalam skenario “risiko tinggi” termasuk dolar Australia, Kanada, dan Selandia Baru, bersama dengan mata uang seperti rubel dan rand. Dalam periode “risiko rendah”, dolar AS, yen Jepang, dan franc Swiss umumnya terangkat karena dianggap aman. Tensi yang berkembang antara Israel dan Iran adalah tanda peringatan utama bagi pasar menjelang tahun baru. Kita melihat skenario “risiko rendah” klasik yang mulai terbentuk, karena ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah meningkat sekali lagi. Situasi ini mengharuskan kita bersiap untuk volatilitas pasar yang meningkat dalam beberapa minggu mendatang.Strategi Investasi di Masa Volatil
Kita harus mempertimbangkan posisi panjang dalam derivatif minyak, seperti kontrak berjangka atau opsi beli pada WTI dan Brent. Kita ingat bagaimana harga minyak Brent meroket melewati $90 per barel pada April 2024 selama peningkatan yang serupa. Dengan WTI saat ini mendekati $88, gangguan transportasi di Selat Hormuz bisa dengan mudah mendorong harga kembali ke tiga digit. Peningkatan ketakutan pasar hampir pasti, menjadikan posisi panjang pada indeks VIX sebagai lindung nilai yang cerdas. Secara historis, VIX, yang saat ini berada di angka tenang 14, melompat lebih dari 35% hanya dalam beberapa hari selama pertukaran langsung Israel-Iran tahun lalu. Membeli opsi beli VIX atau kontrak berjangka VIX dapat memberikan perlindungan signifikan jika pasar ekuitas yang lebih luas mulai mengalami penjualan. Informasi ini menunjukkan adanya pelarian menuju aset aman, yang langsung menguntungkan aset tempat berlindung tradisional. Kita harus mempertimbangkan membeli kontrak berjangka emas, karena kita melihat emas melonjak lebih dari 8% ke puncak baru selama ketegangan awal 2024. Dalam pasar mata uang, ini berarti mengambil posisi panjang pada dolar AS dan yen Jepang melawan mata uang yang terkait dengan komoditas seperti dolar Australia. Di sisi lain dari perdagangan ini, kita harus mengantisipasi kelemahan pada kontrak berjangka indeks ekuitas. Lingkungan risiko rendah kemungkinan akan memberikan tekanan pada pasar seperti S&P 500, yang telah melihat kenaikan yang cukup stabil sejak kekhawatiran inflasi tahun 2023 akhirnya mereda. Mungkin bijaksana untuk membeli opsi jual pada indeks besar atau mengurangi paparan panjang secara keseluruhan terhadap saham.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.