Kepala makro BNY, Bob Savage, mengatakan bahwa kredit dan uang beredar Australia pada Januari tumbuh kuat, namun sikap kebijakan tetap tidak berubah.

    by VT Markets
    /
    Feb 27, 2026
    Agregat keuangan Australia untuk Januari menunjukkan total kredit naik 0,5% dibanding bulan sebelumnya (month-on-month/bulanan), turun dari 0,8% pada Desember. Sementara itu, laju tahunan (year-on-year/tahunan) naik menjadi 7,7% dari 6,5% setahun sebelumnya. Kredit perumahan dan kredit bisnis juga naik lebih cepat secara tahunan, dan pertumbuhan uang beredar luas meningkat. Kredit perumahan naik 0,6% bulanan dan 7,0% tahunan, dibanding sebelumnya 0,7% dan 5,6%. Kredit bisnis tumbuh 0,5% bulanan, turun dari 1,0%, sedangkan pertumbuhan tahunan naik menjadi 9,4% dari 8,9%.

    Ringkasan Pertumbuhan Kredit Januari

    Uang beredar luas (broad money: ukuran jumlah uang dalam perekonomian yang mencakup uang tunai dan simpanan bank) naik 0,6% bulanan, dari 0,5%, dan meningkat 7,4% tahunan dibanding 5,2% setahun sebelumnya. Data ini dinilai kecil kemungkinan mengubah pandangan kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA: bank sentral Australia) saat ini, dengan AUD/USD (nilai tukar dolar Australia terhadap dolar AS) dilaporkan sedikit lebih kuat. Situasi saat ini berbeda, karena fokus bergeser dari pertumbuhan kredit ke inflasi yang melambat. Data resmi terbaru menunjukkan inflasi CPI (Consumer Price Index/Indeks Harga Konsumen: ukuran perubahan harga barang dan jasa yang dibeli rumah tangga) tahunan mendingin ke 3,5% pada kuartal terakhir 2025, turun jelas dari 4,1% pada kuartal sebelumnya. Ini berbeda jauh dari tekanan harga yang terus tinggi yang dipantau setahun lalu. Akibatnya, RBA melunakkan bahasanya dalam rapat Februari 2026, dengan menghapus kecenderungan pengetatan yang tegas untuk pertama kalinya sejak siklus kenaikan suku bunga ini dimulai. Perubahan arah ini menunjukkan bank kini lebih mungkin menahan suku bunga tetap atau bahkan mempertimbangkan penurunan suku bunga nanti tahun ini. Ini berlawanan dengan awal 2025 ketika bank masih memberi sinyal sikap hawkish (hawkish: cenderung mendukung kenaikan suku bunga untuk menekan inflasi).

    Implikasi Trading untuk AUDUSD

    Bagi trader, ini berarti volatilitas tersirat (implied volatility: perkiraan pasar atas seberapa besar harga akan naik-turun) pada opsi AUD/USD (options: kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual pada harga tertentu) dapat naik menjelang rilis data penting, seperti laporan tenaga kerja atau inflasi berikutnya. Strategi menjual opsi untuk mengumpulkan premi (premium: biaya yang diterima penjual opsi), yang mungkin berhasil dalam kondisi lebih stabil pada awal 2025, kini jauh lebih berisiko. Pasar kini sangat peka terhadap tanda-tanda pelemahan ekonomi. Kita juga perlu meninjau kembali posisi pada futures suku bunga (interest rate futures: kontrak berjangka yang mencerminkan perkiraan suku bunga ke depan), yang sekarang menilai kemungkinan penurunan suku bunga jauh lebih tinggi pada akhir tahun ini. Setelah RBA menahan cash rate (cash rate: suku bunga acuan RBA) di 4,35% selama beberapa bulan, pendekatan baru yang bergantung pada data (data-dependency: keputusan ditentukan oleh data ekonomi terbaru) membuka peluang kejutan dovish (dovish: cenderung menurunkan suku bunga atau lebih longgar). Ini perubahan besar dari awal 2025 ketika perdebatan masih berpusat pada waktu kenaikan suku bunga lanjutan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code