Dxy Technical Levels
Pada grafik, DXY menghadapi resistance (area hambatan kenaikan harga) di 100,00, lalu 100,39 (21 November) dan 101,97 (12 Mei). Jika turun di bawah SMA 200 hari (Simple Moving Average/rata-rata pergerakan sederhana 200 hari, indikator tren) di 98,34, level yang perlu diperhatikan termasuk SMA 55 hari di 98,05, 96,49 (11 Februari), dan 95,55 (27 Januari). Inflasi umumnya dipantau sebagai perubahan MoM (month over month/bulan ke bulan) dan YoY (year over year/tahun ke tahun), sementara inflasi inti (core inflation, inflasi tanpa harga makanan dan energi yang sering naik-turun) biasanya ditargetkan dekat 2%. CPI (Consumer Price Index/Indeks Harga Konsumen) melacak perubahan harga dalam “keranjang” barang, dan inflasi yang lebih tinggi bisa mendorong suku bunga lebih tinggi, mendukung mata uang, serta menaikkan biaya memegang emas.Options And Futures Strategy
Bagi trader opsi, ketidakpastian tinggi—tercermin dari VIX (Cboe Volatility Index/indeks volatilitas yang mengukur “tingkat ketakutan” pasar) yang bertahan dekat 18—membuat membeli call option (opsi beli, hak untuk membeli di harga tertentu) dolar menjadi mahal. Pertimbangkan strategi seperti menjual put out-of-the-money (opsi jual dengan harga kesepakatan yang “di luar” harga pasar saat ini) pada DXY atau memakai bull call spread (strategi membeli call dan menjual call lain untuk menekan biaya). Ini membantu mengambil untung dari kenaikan sambil mengelola mahalnya premi (premium, biaya membeli opsi). Trader futures (kontrak berjangka, perjanjian membeli/menjual di harga dan waktu tertentu) dapat memakai level psikologis 100,00 sebagai target awal. Jika tembus kuat di atas ini, bisa terjadi gerak cepat menuju 100,39 (puncak 21 November). Kami menempatkan protective stop (stop-loss pelindung, perintah keluar untuk membatasi rugi) di bawah rata-rata pergerakan 200 hari yang penting di 98,34 untuk mengelola risiko penurunan. Melihat data posisi, spekulan besar menaikkan posisi net long (posisi bersih beli, total posisi beli dikurangi posisi jual) pada dolar AS untuk minggu keempat berturut-turut, menurut laporan CFTC (Commodity Futures Trading Commission, lembaga AS yang mengawasi pasar derivatif seperti futures dan opsi). Ini menunjukkan sentimen pasar lebih luas sejalan dengan pandangan bullish (pandangan harga cenderung naik). Momentum ini mengisyaratkan penurunan harga kemungkinan cepat dibeli. Kekuatan dolar ini juga memengaruhi strategi kami pada pasangan mata uang lain. Kami melihat peluang untuk short (posisi jual, untung jika harga turun) pada pasangan seperti EUR/USD, terutama karena indikator ekonomi Eropa terbaru menunjukkan pelemahan. Ini cara lain untuk mengekspresikan pandangan long-dollar (mendukung/memegang dolar).Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.