Ketegangan geopolitik menopang Dolar AS, membuat AUD/USD tetap dekat level terendah bulanan di sekitar 0.6920, turun 0.35%

    by VT Markets
    /
    Mar 26, 2026
    AUD/USD diperdagangkan di dekat 0,6920 pada Kamis, turun 0,35% pada hari itu, dan tetap dekat level terendah bulanan saat terjadi konsolidasi (pergerakan harga yang cenderung menyamping dalam rentang tertentu) yang cenderung turun. Pasangan mata uang ini sulit bangkit karena Dolar AS tetap didukung. Minat mengambil risiko (risk appetite: keinginan pelaku pasar membeli aset yang lebih berisiko) tetap lemah setelah Iran menolak pembicaraan dan menepis usulan gencatan senjata (ceasefire: penghentian tembak-menembak sementara). Ketegangan Timur Tengah yang berlanjut dan tambahan pengerahan pasukan AS mendukung Dolar AS dan menekan Dolar Australia.

    Risiko Timur Tengah dan Dukungan Dolar

    Kekhawatiran pasokan energi menambah tekanan inflasi (inflation: kenaikan harga secara umum), dengan penutupan efektif Selat Hormuz (jalur laut penting pengiriman minyak) mendorong harga minyak naik. Minyak yang lebih mahal meningkatkan perkiraan bahwa bank sentral besar, termasuk Federal Reserve (bank sentral AS), akan tetap “hawkish” (cenderung ketat/ingin menahan inflasi), sehingga imbal hasil (yield: tingkat keuntungan) obligasi pemerintah AS (US Treasury) ikut naik. Di Australia, pernyataan Asisten Gubernur RBA (Reserve Bank of Australia: bank sentral Australia) Christopher Kent tidak banyak mengangkat mata uang. Ia menyinggung risiko inflasi dari harga energi yang lebih tinggi dan perlunya kebijakan tetap restriktif (restrictive: kebijakan yang menahan ekonomi, biasanya lewat suku bunga tinggi), tetapi respons pasar terbatas. Commerzbank menilai latar ekonomi mengarah ke stagflasi (stagflation: pertumbuhan lemah tetapi inflasi tetap tinggi), dengan alasan pertumbuhan melemah, kepercayaan konsumen turun, dan Services PMI (Purchasing Managers’ Index sektor jasa: survei aktivitas bisnis; di bawah 50 berarti menyusut) turun ke wilayah kontraksi (contraction: aktivitas menyusut). Pasar masih memberi peluang sekitar 54% untuk kenaikan suku bunga pada Mei. Rabobank menyebut posisi Australia sebagai pengekspor energi bersih (net energy exporter: ekspor energi lebih besar dari impor) bisa membantu kondisi perdagangan, dengan proyeksi 0,71 dalam 3–6 bulan dan 0,72 dalam 12 bulan. Dalam jangka dekat, permintaan aset aman (safe-haven: aset yang dicari saat pasar takut), imbal hasil AS yang lebih tinggi, dan minimnya dukungan domestik membuat pasangan ini tetap tertekan.

    Perubahan Latar Makro

    Dilihat kembali dari sudut pandang 2025, pandemi global mengubah arah pasar hanya dalam hitungan minggu setelah analisis ini ditulis. Pelonggaran besar-besaran bank sentral (coordinated central bank easing: penurunan suku bunga/penambahan likuiditas secara serempak) jauh melampaui kekhawatiran geopolitik saat itu. Perubahan ini mendorong AUD/USD naik jauh di atas 0,72 pada akhir 2020 ketika minat risiko kembali.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code