Kuartal Februari Adobe mencatat pendapatan sebesar US$6,4 miliar, naik 12%, dengan EPS meningkat menjadi US$6,06 dibandingkan US$5,08.

    by VT Markets
    /
    Mar 13, 2026
    Adobe Systems melaporkan pendapatan (revenue, yaitu total pemasukan) sebesar $6,4 miliar untuk kuartal (periode laporan 3 bulan) yang berakhir Februari 2026, naik 12% dibanding tahun sebelumnya (year on year, YoY). EPS (earnings per share, laba per saham) adalah $6,06, dibanding $5,08 setahun sebelumnya. Pendapatan lebih tinggi dari Zacks Consensus Estimate (perkiraan rata-rata dari para analis) sebesar $6,28 miliar, kejutan (surprise, selisih di atas perkiraan) +1,86%. EPS juga melampaui perkiraan konsensus $5,88, kejutan +3,1%. Pendapatan “Services and other” (layanan dan lainnya) adalah $110 juta, dibanding perkiraan $110,81 juta dari lima analis. Angka ini turun 19,1% dibanding kuartal yang sama tahun lalu. Pendapatan “Subscription” (langganan, yaitu pembayaran berulang bulanan/tahunan) total $6,2 miliar dibanding perkiraan $6,09 miliar berdasarkan empat analis. Ini naik 13% YoY. Pendapatan “Products” (produk, biasanya penjualan non-langganan) adalah $90 juta dibanding perkiraan $74,8 juta dari empat analis. Ini turun 5,3% YoY. Karena Adobe mengalahkan perkiraan pendapatan dan laba, sentimen (suasana/penilaian pasar) positif langsung terlihat. Kinerja kuat ini—terutama pertumbuhan pendapatan 12% YoY—menunjukkan bisnis yang sehat dan bisa mengurangi risiko penurunan dalam waktu dekat. Mengingat saham teknologi hanya naik sekitar 4% sejak awal tahun, laporan solid ini bisa membuat Adobe tampil menonjol. Metrik (ukuran utama) paling penting, pendapatan langganan, tumbuh 13% dan melampaui perkiraan, yang menegaskan kekuatan model bisnis inti Adobe. Hasil ini kemungkinan didorong oleh makin banyaknya perusahaan yang memakai Creative Cloud dan Document Cloud. Data terbaru juga menunjukkan belanja TI (IT, teknologi informasi) perusahaan untuk perangkat lunak naik 7% pada kuartal terakhir. Ini mendukung bahwa fitur berbasis AI (kecerdasan buatan) perusahaan berhasil menjadi sumber pendapatan yang stabil. Dari sisi derivatif (instrumen turunan seperti opsi), ketidakpastian menjelang pengumuman ini kini hilang, sehingga kemungkinan besar volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan gejolak harga yang “terbaca” dari harga opsi) akan turun tajam. Pola serupa terjadi setelah laporan laba kuartal IV 2025, saat volatilitas tersirat turun lebih dari 25% dalam dua hari perdagangan setelah rilis. Trader yang “short volatility” (mendapat untung saat gejolak turun) lewat strategi seperti iron condor (strategi opsi dengan potensi untung terbatas pada kisaran harga tertentu) atau strangle (strategi opsi memakai call dan put pada harga kesepakatan berbeda) kemungkinan untung karena premi opsi (biaya opsi) menyusut seiring waktu (time decay, penurunan nilai opsi karena mendekati jatuh tempo).

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code