Kurs referensi USD/CNY diperkirakan berada di 7.1759, menurut perkiraan dari Reuters.

    by VT Markets
    /
    Aug 13, 2025
    Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) direncanakan untuk menetapkan nilai referensi USD/CNY pada 7.1759. Nilai ini, yang diumumkan sekitar 0115 GMT, berfungsi sebagai panduan untuk perdagangan yuan terhadap mata uang lain, terutama dolar AS.

    Sistem Nilai Tukar Terapung Terkelola

    PBOC mengoperasikan sistem nilai tukar terapung terkelola untuk yuan. Ini memungkinkan mata uang untuk berfluktuasi dalam rentang tertentu, atau “kendala,” di sekitar titik tengah yang ditetapkan sebesar +/- 2%. Untuk menetapkan titik tengah, PBOC mempertimbangkan berbagai faktor setiap pagi. Ini termasuk pasokan dan permintaan pasar, indikator ekonomi, dan fluktuasi pasar mata uang internasional. PBOC memperbolehkan yuan bergerak dalam rentang tertentu di sekitar titik tengah ini. Ada apresiasi atau depresiasi maksimum sebesar 2% dari titik tengah dalam satu hari perdagangan. Ketika nilai yuan mendekati batas kendala perdagangan atau menunjukkan volatilitas berlebihan, intervensi dapat terjadi. PBOC dapat memasuki pasar valuta asing, membeli atau menjual yuan untuk menstabilkan nilainya. Sistem terkelola ini dirancang untuk memungkinkan penyesuaian nilai mata uang yang terkontrol sesuai dengan dinamika pasar.

    Stabilitas Mata Uang dan Faktor Ekonomi

    Dengan PBOC yang diharapkan menetapkan titik tengah USD/CNY pada 7.1759, kita melihat upaya yang berkelanjutan untuk memastikan stabilitas mata uang. Tindakan ini diambil seiring dengan rilis data ekonomi bulan Juli 2025, yang menunjukkan pertumbuhan produksi industri sebesar 3,6%, sedikit di bawah perkiraan. Ini menunjukkan bahwa bank sentral mendukung yuan untuk melawan kelemahan ekonomi yang mendasar. Polanya mirip dengan periode akhir 2023 dan awal 2024 ketika ekonomi juga menghadapi hambatan. Saat itu, PBOC secara konsisten mengarahkan yuan lebih kuat dari ekspektasi pasar untuk mencegah depresiasi yang tidak terkendali. Tujuannya adalah untuk mengelola jalur mata uang, bukan untuk melawan tren dasar sepenuhnya. Untuk para trader derivatif, lingkungan terkelola ini menunjukkan bahwa volatilitas yang terjadi pada USD/CNY mungkin tetap rendah dalam beberapa minggu mendatang. Menjual opsi untuk mengumpulkan premi bisa menjadi strategi yang layak, karena tindakan bank sentral kemungkinan akan membatasi pergerakan tiba-tiba yang tajam pada nilai tukar spot. Namun, kendala perdagangan 2% selalu menyajikan risiko jika terjadi peristiwa yang tidak terduga. Tekanan dasar dari perbedaan suku bunga, dengan imbal hasil Treasury AS 10 tahun pada 4,05% dibandingkan dengan 2,50% di China, masih menunjuk pada dolar yang lebih kuat. Ini menciptakan tekanan perlahan namun pasti pada pasangan USD/CNY. Oleh karena itu, trader mungkin mempertimbangkan posisi forward jangka panjang, tetapi mereka harus sabar karena perbaikan harian PBOC akan bertindak sebagai rem pada kenaikan. Kita harus mengawasi yuan luar negeri (CNH), yang saat ini diperdagangkan dengan diskon kecil terhadap nilai onshore (CNY), sebagai indikator utama tekanan pasar. Perluasan signifikan dari spread CNH-CNY tersebut dapat menjadi tanda bahwa kekuatan pasar mulai bertentangan dengan stabilitas yang diinginkan PBOC. Ini bisa menjadi pertanda penyesuaian di masa depan dalam sikap kebijakan bank sentral.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    Chatbots