Lagarde mengatakan kepada Komite ECON Parlemen bahwa inflasi Zona Euro seharusnya stabil pada target 2% ECB dalam jangka menengah.

    by VT Markets
    /
    Feb 27, 2026
    Christine Lagarde mengatakan kepada komite ECON Parlemen Eropa bahwa inflasi Zona Euro diperkirakan akan stabil di target 2% ECB dalam jangka menengah. Ia mengatakan langkah ECB untuk menurunkan inflasi sudah efektif. Ia mengatakan inflasi makanan diperkirakan akan terus turun lalu stabil sedikit di atas 2% mulai akhir 2026. Ia juga mengatakan aktivitas ekonomi akan terbantu oleh pendapatan pekerja yang meningkat, pasar tenaga kerja yang tetap kuat, serta belanja untuk pertahanan, infrastruktur, dan teknologi digital.

    Kebijakan Nilai Tukar Dan Prospek Inflasi

    Lagarde mengatakan ECB memantau pasar valuta asing (pasar pertukaran mata uang), tetapi tidak menargetkan nilai tukar. Ia mengatakan ECB tidak melihat adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terkait dengan AI (kecerdasan buatan), dan kebijakan akan tetap bergantung pada data terbaru serta fleksibel. Euro bereaksi sedikit negatif, dengan EUR/USD (nilai tukar Euro terhadap Dolar AS) diperdagangkan sedikit lebih rendah di dekat 1,1800. Mandat ECB adalah menjaga stabilitas harga di sekitar 2%, terutama melalui suku bunga (biaya pinjaman), dengan delapan rapat kebijakan per tahun. Pelonggaran kuantitatif (quantitative easing/QE) adalah saat bank sentral “menciptakan” uang untuk membeli aset seperti obligasi pemerintah atau obligasi perusahaan (surat utang), dan pernah digunakan pada 2009–11, 2015, serta saat pandemi covid. Pengetatan kuantitatif (quantitative tightening/QT) adalah kebalikannya, ketika ECB menghentikan pembelian obligasi baru dan penghentian reinvestasi (tidak lagi membeli lagi saat obligasi jatuh tempo), yang biasanya mendukung Euro. Komentar ini dapat dilihat sebagai penegasan bahwa siklus kenaikan suku bunga yang berakhir pada 2023 dan diikuti masa jeda panjang hingga 2025 kini benar-benar sudah berlalu. Bank Sentral Eropa memberi sinyal bahwa kebijakannya berhasil dan fokusnya bergeser ke normalisasi ke depan (kembali ke kebijakan yang lebih “normal” setelah masa pengetatan). Ini menguatkan ekspektasi pasar tentang pemangkasan suku bunga pada akhirnya, tetapi bukan dalam waktu dekat.

    Dampak Pasar Untuk Suku Bunga Dan Valas

    Data terbaru dari Eurostat (lembaga statistik Uni Eropa) mendukung pandangan ini, dengan inflasi utama (headline inflation, angka inflasi total) Januari 2026 sebesar 2,1%, sangat dekat dengan target ECB. Dengan tingkat pengangguran bertahan di level rendah historis 6,3% pada kuartal terakhir 2025, tekanan bagi ECB untuk cepat melonggarkan kebijakan kecil. Sikap “fleksibel” sebaiknya dipahami sebagai kesiapan menunggu beberapa bulan data yang konsisten. Bagi trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan futures), ini menyarankan strategi yang fokus pada naik-turun harga di sekitar rilis data penting, bukan taruhan arah besar pada suku bunga. Pendekatan “bergantung pada data” berarti volatilitas tersirat (perkiraan gejolak harga dari harga opsi) pada opsi untuk futures Euribor (kontrak berjangka yang terkait suku bunga pasar uang Euro) kemungkinan naik menjelang pengumuman inflasi dan pertumbuhan upah. Tanda pelemahan ekonomi dapat mempercepat perkiraan pasar tentang pemangkasan suku bunga. Penurunan awal EUR/USD ke dekat 1,1800 menunjukkan pasar tidak melihat kejutan bernada hawkish (lebih condong ke pengetatan suku bunga), sehingga membatasi penguatan Euro dalam jangka pendek. Dengan pertumbuhan PDB kuartal IV 2025 yang hanya 0,2%, momentum ekonomi tidak cukup kuat untuk mendukung mata uang yang jauh lebih kuat. Strategi opsi yang mendapat untung jika EUR/USD bergerak dalam kisaran, seperti iron condor (strategi opsi untuk pasar yang cenderung datar/range), bisa relevan dalam beberapa minggu ke depan. Kini kita perlu memantau pertumbuhan upah sebagai indikator utama untuk waktu pemangkasan suku bunga pertama. ECB sedang berada pada fase pengelolaan, perubahan besar dari sikap agresif melawan inflasi pada tahun-tahun sebelumnya. Ini berarti swap suku bunga yang mulai berlaku di masa depan (forward-starting interest rate swaps, kontrak untuk menukar pembayaran bunga yang efektif mulai tanggal tertentu) yang memperhitungkan pemangkasan pada akhir 2026 bisa lebih realistis dibanding yang bertaruh akan ada tindakan pada kuartal berikutnya.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code