Kenaikan Suku Bunga Kebijakan dan Reaksi Pasar
Bank of Japan menaikkan suku bunga kebijakan menjadi 0,75% pada bulan Desember, dengan penyesuaian di masa depan bergantung pada kondisi ekonomi. BoJ mungkin mempertimbangkan kenaikan lain jika peningkatan upah yang solid terkonfirmasi selama negosiasi musim semi. Meskipun ada pembicaraan tentang intervensi, Yen tetap lemah, dipengaruhi oleh faktor-faktor yang diharapkan akan menjaga inflasi tetap rendah. Dolar AS mencapai puncak dua minggu, meskipun spekulasi bahwa Fed akan menurunkan biaya pinjaman mungkin menghambat kinerjanya. Analisis pasar menunjukkan pasangan USD/JPY dipandu oleh berbagai indikator, seperti Rata-rata Bergerak Sederhana dan RSI, mempertahankan bias bullish tetapi dengan potensi untuk konsolidasi. Di tengah fluktuasi pasar, Yen Jepang tetap menjadi mata uang populer karena keterkaitannya dengan kinerja ekonomi Jepang dan sentimen risiko yang lebih luas. Ia sering berfungsi sebagai investasi pelindung selama stres pasar, meskipun menghadapi tantangan dari perubahan kebijakan BoJ dan tren ekonomi global.Proyeksi Masa Depan untuk USD dan JPY
Di sisi lain, kekuatan Dolar AS mungkin tidak akan bertahan, karena kami memperkirakan Federal Reserve akan mulai memotong suku bunga, mungkin seawal Maret. Data terbaru dari akhir 2025 menunjukkan PCE Inti AS, yang merupakan ukuran inflasi yang disukai oleh Fed, turun menjadi 2,3%, memperkuat argumen untuk biaya pinjaman yang lebih rendah pada tahun 2026. Potensi turunnya suku bunga AS ini menciptakan tantangan signifikan bagi dolar ke depan. Kita harus tetap sangat berhati-hati tentang risiko intervensi pemerintah Jepang untuk mendukung yen. Melihat kembali ke tahun 2022, otoritas mengambil tindakan di pasar ketika USD/JPY melampaui level 150-151, dan pada 157, risiko pembalikan tajam yang tiba-tiba sangat tinggi. Ancaman ini harus mencegah trader mengambil posisi terlalu agresif terhadap yen. Untuk trader derivatif, ini menciptakan lingkungan ketegangan tinggi antara momentum saat ini dan risiko di masa depan. Membeli opsi panggilan USD/JPY bisa menjadi cara untuk berpartisipasi dalam potensi kenaikan lebih lanjut sambil membatasi potensi kerugian. Sebaliknya, membeli opsi put bisa berfungsi sebagai perlindungan atau taruhan langsung terhadap penurunan tajam yang disebabkan oleh intervensi atau data ekonomi AS yang secara mengejutkan lemah. Dalam jangka pendek, laporan ekonomi AS minggu ini sangat penting untuk arah. Hasil PMI Manufaktur ISM yang akan dirilis nanti hari ini dan laporan Nonfarm Payrolls pada hari Jumat akan memberikan petunjuk besar berikutnya. Laporan pekerjaan yang lemah kemungkinan akan mempercepat taruhan pada pemotongan suku bunga Maret dari Fed, memberikan tekanan besar ke bawah pada pasangan USD/JPY. Buat akun VT Markets Anda secara langsung dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.