Menjelang keputusan kebijakan RBA, AUD/USD turun ke 0,7060 setelah sebelumnya naik 1,25% di Asia.

    by VT Markets
    /
    Mar 17, 2026
    AUD/USD turun setelah naik lebih dari 1,25% pada sesi sebelumnya, diperdagangkan dekat 0,7060 pada jam perdagangan Asia hari Selasa. Dolar Australia bisa mendapat dukungan karena Reserve Bank of Australia (RBA/bank sentral Australia) diperkirakan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (0,25%) nanti hari ini, di tengah risiko inflasi (kenaikan harga barang dan jasa) yang terkait dengan naiknya harga minyak. RBA diperkirakan menaikkan Official Cash Rate (suku bunga acuan) ke 4,10% dari 3,85%. Ini akan menjadikannya bank sentral pertama di G10 (kelompok 10 negara ekonomi maju) yang memulai lagi kenaikan suku bunga. Pasar akan memantau konferensi pers Gubernur Michele Bullock untuk petunjuk langkah berikutnya, sementara Deputi Gubernur Andrew Hauser memperingatkan bahwa guncangan harga minyak akibat konflik Iran bisa menambah inflasi.

    Keputusan Rba Dan Fokus Pasar

    Survei Reuters menunjukkan para ekonom memperkirakan suku bunga mencapai 4,10% pada Maret, dengan kemungkinan naik ke 4,35% di akhir tahun. Westpac mengubah perkiraannya menjadi kenaikan beruntun; pandangan ini dapat mendukung imbal hasil obligasi (keuntungan dari surat utang) Australia dan mata uangnya. Dolar AS melemah karena ketegangan di sekitar Selat Hormuz (jalur penting pengiriman minyak) mereda. Penurunan lebih lanjut bisa terbatas karena harapan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) tahun ini melemah, sementara harga minyak mentah yang lebih tinggi memicu kekhawatiran inflasi. Melihat kembali ke periode ini pada 2025, Dolar Australia menguat karena harapan kenaikan suku bunga RBA ke 4,10%. Kenaikan itu memang terjadi saat RBA menjadi salah satu bank G10 pertama yang kembali mengetatkan kebijakan (menaikkan suku bunga untuk menahan inflasi) karena kekhawatiran harga minyak. Pasangan AUD/USD saat itu diperdagangkan mantap di atas 0,7000. Saat ini, situasinya berubah besar: RBA menahan suku bunga acuan di 4,35% selama enam bulan terakhir. Inflasi CPI Australia (CPI/Indeks Harga Konsumen, ukuran rata-rata kenaikan harga barang dan jasa) melambat ke 3,1%. Angka ini masih di atas rentang target, tetapi mengurangi peluang kenaikan suku bunga lagi. Pasar kini memperhitungkan kemungkinan pemangkasan suku bunga pada kuartal keempat (tiga bulan terakhir dalam setahun), sehingga kondisi perdagangan berbeda dari tahun lalu.

    Perbedaan Arah Kebijakan Dan Dampaknya Untuk Trading

    Di Amerika Serikat, inflasi inti yang tetap tinggi—saat ini 3,5%—mencegah The Fed memangkas suku bunga lebih cepat dari harapan banyak pihak. Inflasi inti berarti inflasi yang biasanya tidak menghitung harga makanan dan energi yang mudah berubah. Perbedaan arah kebijakan ini menekan AUD/USD, yang sekarang diperdagangkan dekat 0,6650. Kekuatan Dolar AS tetap menjadi faktor utama. Risiko geopolitik yang disebut tahun lalu muncul lagi, mendorong harga minyak mentah WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) naik kembali ke US$95 per barel dalam beberapa minggu terakhir. Ancaman inflasi ini membuat perkiraan bank sentral makin sulit dan meningkatkan volatilitas pasar (tingkat besar-kecilnya pergerakan harga). Kami melihat ketidakpastian ini sebagai risiko dan peluang. Dengan latar ini, kami menilai trader bisa mempertimbangkan membeli volatilitas pada AUD/USD. Volatilitas tersirat pada opsi 3 bulan (perkiraan pasar atas besar pergerakan harga ke depan yang tercermin di harga opsi) naik ke 9,5% dari 7,2% awal tahun, menandakan pasar memperkirakan pergerakan harga yang lebih besar. Strategi seperti long straddle (membeli opsi beli dan opsi jual pada harga dan waktu jatuh tempo yang sama agar bisa untung jika harga bergerak tajam ke salah satu arah) dapat efektif untuk memanfaatkan pergerakan besar. Selain itu, karena The Fed tetap lebih hawkish (lebih condong menaikkan/menahan suku bunga tinggi untuk melawan inflasi) dibanding RBA, kami memperkirakan tekanan turun berlanjut pada pasangan ini. Trader dapat mempertimbangkan membeli opsi put AUD/USD (opsi untuk menjual pada harga tertentu) atau membuat put spread (membeli dan menjual opsi put pada harga berbeda untuk menekan biaya dan membatasi risiko) untuk bersiap jika harga menuju level 0,6500. Ini menyatakan pandangan arah harga sekaligus mengelola biaya dan risiko transaksi.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code