Menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve, EUR/USD naik dari 1,1500 seiring Dolar melemah dari level tertinggi.

    by VT Markets
    /
    Mar 18, 2026
    EUR/USD naik pada hari Rabu karena Dolar AS melemah dari level tertinggi harian menjelang keputusan Federal Reserve (bank sentral AS) pada pukul 18:00 GMT. Pasangan ini diperdagangkan di dekat 1.1518, setelah sempat turun di bawah 1.1500 pada sesi Eropa. Dolar sebelumnya mendapat dukungan setelah ada laporan serangan terhadap ladang gas South Pars milik Iran, yang menambah tekanan pada pasar energi di tengah konflik AS dan Israel dengan Iran. Risiko inflasi yang lebih tinggi akibat kenaikan harga minyak meningkatkan perkiraan bahwa suku bunga AS bisa tetap tinggi lebih lama.

    Indeks Harga Produsen AS Melonjak

    Data Indeks Harga Produsen AS (PPI, ukuran perubahan harga di tingkat produsen/pabrik sebelum barang sampai ke konsumen) juga mendukung pandangan itu. PPI utama naik 0,7% (MoM, dibanding bulan sebelumnya) pada Februari, dibanding 0,5% pada Januari dan perkiraan 0,3%. Sementara itu, angka tahunan naik menjadi 3,4% dari 2,9%. PPI inti (core, tidak memasukkan komponen yang sangat bergejolak seperti energi dan pangan) naik 0,5% MoM dan 3,9% YoY (dibanding tahun sebelumnya). Imbal hasil (yield, tingkat hasil/keuntungan) obligasi pemerintah AS naik tipis dan Indeks Dolar diperdagangkan sekitar 99,77, naik 0,22% hari itu. Data inflasi Zona Euro hampir tidak memicu reaksi. HICP inti (Harmonised Index of Consumer Prices, indeks inflasi konsumen standar Uni Eropa) tercatat 0,8% MoM dan 2,4% YoY, sedangkan HICP utama 0,6% MoM dan 1,9% YoY. The Fed diperkirakan menahan suku bunga di 3,50%–3,75% untuk pertemuan kedua. Sebelumnya pasar memperkirakan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga pada 2026, tetapi kini pasar bahkan belum sepenuhnya memasukkan satu kali pemangkasan 25 bps (basis poin; 25 bps = 0,25%)—dengan fokus pada arahan Powell (panduan kebijakan dari Ketua The Fed) dan dot plot (grafik titik proyeksi suku bunga para pejabat The Fed).

    Prospek Kebijakan The Fed Dan Gejolak Pasar

    Data inflasi AS yang kuat ini membuat The Fed sulit membenarkan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Menurut CME FedWatch Tool (alat yang memperkirakan peluang keputusan suku bunga berdasarkan harga kontrak berjangka), peluang pemangkasan suku bunga pada Juni turun dari di atas 50% bulan lalu menjadi kurang dari 15% pagi ini. Kondisi ini mendukung posisi beli Dolar AS terhadap mata uang yang tekanannya lebih rendah. Untuk EUR/USD, terlihat perbedaan arah kebijakan yang jelas antara The Fed dan Bank Sentral Eropa (ECB). Saat inflasi produsen tahunan AS meningkat ke 3,4%, inflasi konsumen utama Zona Euro hanya 1,9%. Selisih ini memberi ECB lebih banyak ruang bergerak dibanding The Fed, sehingga secara dasar mendukung pelemahan EUR/USD. Serangan terhadap infrastruktur energi Iran mendorong harga minyak Brent kembali di atas $100 per barel, yang langsung meningkatkan kekhawatiran inflasi global. Seperti saat guncangan energi pada 2022, kondisi ini bisa memaksa bank sentral bersikap lebih ketat daripada perkiraan pasar. Perbandingan ini mendukung skenario suku bunga AS tetap tinggi sampai akhir tahun. Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code