Pergeseran Sentimen Dolar
Dolar kemudian tertekan karena permintaan aset safe-haven (aset “tempat berlindung” yang biasanya dicari saat kondisi tidak pasti) menurun dan harga minyak melemah. Ini mengikuti laporan beberapa kapal tanker lewat dengan aman di Selat Hormuz, serta harapan ekonomi besar akan melepas cadangan minyak (petroleum reserves: stok minyak pemerintah) untuk mengurangi risiko pasokan. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan Amerika Serikat membiarkan Iran tetap mengirim minyak mentah (crude) melalui Selat Hormuz. Presiden Donald Trump mencari dukungan negara lain untuk membantu melindungi aktivitas dagang (commercial activity) di jalur laut tersebut. Franc Swiss bisa didukung oleh permintaan aset yang lebih aman di tengah risiko geopolitik (ketegangan antarnegara). Bank Nasional Swiss (Swiss National Bank/SNB, bank sentral Swiss) diperkirakan mempertahankan suku bunga kebijakan (policy rate: suku bunga utama bank sentral) tidak berubah di 0%. Kenaikan Franc bisa terbatas setelah SNB mengisyaratkan kesiapan lebih besar untuk intervensi di pasar valuta asing (foreign exchange/FX: pasar tukar-menukar mata uang). SNB menyatakan kekhawatiran bahwa penguatan mata uang yang terus-menerus dapat meningkatkan risiko deflasi (deflation: penurunan harga umum yang berkepanjangan).Latar Pasar 17 Maret 2026
Melihat analisis ini dari sudut pandang hari ini, 17 Maret 2026, kondisi pasar telah banyak berubah. USD/CHF tidak berada di dekat 0,7900; sebaliknya, pasangan ini bergerak stabil (consolidate: bergerak dalam kisaran sempit) di sekitar level yang jauh lebih tinggi, 0,9150, sepanjang kuartal pertama. Ini mencerminkan perubahan besar menjauh dari era suku bunga sangat rendah di masa lalu. Kondisi Federal Reserve hampir kebalikan dari yang dijelaskan. Kita tidak mengantisipasi jeda setelah siklus pelonggaran; suku bunga acuan The Fed saat ini 3,00%–3,25% setelah periode kenaikan suku bunga yang panjang (hiking period: masa suku bunga dinaikkan) yang puncaknya terjadi pada 2023. Pasar futures (kontrak berjangka: perjanjian untuk transaksi di masa depan) kini memperkirakan peluang 70% untuk pemotongan suku bunga lagi sebesar 25 basis poin (basis point/bps: 0,01%; jadi 25 bps = 0,25%) pada Juni 2026 karena data inflasi Februari berada di 2,8% dan dinilai masih terkendali. Demikian juga, SNB tidak lagi menahan suku bunga di 0% dan tidak terutama berfokus pada intervensi mata uang untuk melawan penguatan. Suku bunga kebijakan SNB adalah 1,25%, dan fokus utama mereka selama setahun terakhir adalah memastikan inflasi—kini 1,5% per Februari 2026—kembali secara berkelanjutan ke target. Suku bunga positif ini berarti Franc bukan lagi safe-haven “tanpa imbal hasil” (zero-yield: tidak memberi bunga/imbal hasil) seperti dulu. Bagi trader derivatif (produk turunan: instrumen yang nilainya mengikuti aset lain), ini berarti selisih suku bunga (interest rate differential: perbedaan bunga antara AS dan Swiss) tetap menjadi faktor utama. Menjual volatilitas (volatility: besar-kecilnya pergerakan harga) lewat strategi seperti short strangles (strategi opsi: menjual opsi beli/call dan opsi jual/put sekaligus) bisa berisiko, karena perbedaan kebijakan bank sentral masih dapat memicu pergerakan tajam. Pendekatan yang lebih baik bisa memakai opsi call (call options: hak untuk membeli pada harga tertentu) pada USD/CHF untuk mengambil posisi kenaikan, sambil memanfaatkan carry positif (keuntungan dari selisih bunga saat memegang posisi) dari perbedaan suku bunga tersebut. Meski risiko geopolitik di Timur Tengah berlanjut, kita melihat Dolar AS—bukan Franc Swiss—menjadi penerima utama arus safe-haven (safe-haven flows: aliran dana ke aset aman) selama setahun terakhir. Jika menengok reaksi pasar saat gangguan pengiriman di Laut Merah sepanjang 2025, imbal hasil dolar yang lebih tinggi menarik dana saat kondisi tidak pasti. Karena itu, mengandalkan Franc sebagai lindung nilai utama (hedge: pelindung risiko) terhadap ketegangan geopolitik kini kurang dapat diandalkan dibandingkan masa lalu.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.