Menurut Société Générale, USD tetap terlalu mahal dibandingkan dengan mata uang lainnya, menghadapi risiko yang muncul di GBP/AUD.

    by VT Markets
    /
    Dec 30, 2025
    Purchasing power parity menunjukkan bahwa Dolar AS (USD) tetap dinilai terlalu tinggi dibandingkan dengan mata uang utama lainnya, meskipun terjadi kenaikan pada Euro (EUR) dan risiko yang semakin tumbuh pada GBP/AUD. Pada tahun 2008, USD dinilai terlalu rendah dibandingkan sebagian besar mata uang, kecuali yuan. Euro telah meningkat sebesar 14% tahun ini, pound dan Dolar Australia masing-masing 8%, serta yuan 4%, tetapi USD masih menunjukkan kelebihan nilai. Perhatian khusus diberikan kepada GBP/AUD karena perbedaan suku bunga, dengan pemotongan suku bunga yang diperkirakan oleh Bank of England pada tahun 2026.

    Dampak Harga Komoditas Terhadap Mata Uang

    Harga komoditas dan tekanan pada otoritas Tiongkok dapat memengaruhi posisi mata uang, menunjukkan potensi GBP/AUD yang terbatas. Tim Analisis FXStreet memberikan analisis ahli mengenai pergerakan pasar, termasuk tren mata uang dan indikator ekonomi.

    Dinamika Inflasi Dan Suku Bunga

    Data terbaru mendukung pandangan ini, dengan angka inflasi AS pada November 2025 sebesar 2,8%, menjaga Federal Reserve tetap bertahan untuk saat ini. Kekuatan yang bertahan ini telah mempertahankan penilaian tinggi dolar. Namun, ini membuat mata uang menjadi rentan saat ekonomi lain melihat perubahan pandangan. Setup yang paling menarik untuk beberapa minggu ke depan tampaknya terjadi pada pound Inggris terhadap Dolar Australia. Kami telah melihat GBP/AUD mendekati level 2.00, tetapi ini sangat bergantung pada dukungan dari suku bunga Inggris yang lebih tinggi. Keuntungan suku bunga tersebut kini terlihat rapuh menjelang 2026. Di Inggris, inflasi telah mereda lebih cepat dari yang diperkirakan, dengan pembacaan terbaru untuk November 2025 turun menjadi 2,5%. Ini memberikan tekanan signifikan pada Bank of England untuk memulai pemotongan suku bunga pada awal tahun baru. Pasar kini memperhitungkan setidaknya dua pemotongan suku bunga sebelum Juli 2026, yang akan melemahkan pound. Sementara itu, ekonomi Australia menunjukkan gambaran yang berbeda, dengan inflasi terbukti lebih sulit untuk diturunkan dan harga komoditas, seperti bijih besi yang menyelesaikan tahun dengan baik, memberikan dukungan. Bank Sentral Australia diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya lebih lama dibandingkan BoE. Divergensi dalam kebijakan bank sentral ini harus menguntungkan Dolar Australia. Bagi para trader derivatif, hal ini menunjukkan posisi untuk arah turun di GBP/AUD dalam beberapa minggu ke depan. Erosi perbedaan suku bunga 2 tahun antara Inggris dan Australia membuat posisi jual pasangan melalui kontrak berjangka menjadi strategi yang semakin menarik. Sebagai alternatif, membeli opsi put pada GBP/AUD dapat menawarkan cara untuk mendapatkan keuntungan dari penurunan yang mungkin terjadi saat pasar memperkirakan pemotongan suku bunga Bank of England. Buat akun VT Markets Anda secara langsung dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code