Meskipun PDB Selandia Baru lemah dan The Fed bersikap hawkish saat menahan suku bunga, NZD/USD naik 1,30% ke 0,5870 di tengah pelemahan USD secara luas.

    by VT Markets
    /
    Mar 20, 2026
    NZD/USD naik 1,30% pada Kamis ke sekitar 0,5870 karena Dolar AS melemah di pasar secara luas (artinya USD turun terhadap banyak mata uang, bukan hanya NZD). Pergerakan ini terjadi meski data Selandia Baru lemah dan Federal Reserve (bank sentral AS) memutuskan menahan suku bunga. Statistics New Zealand melaporkan pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto, ukuran total nilai barang dan jasa yang diproduksi) sebesar 0,2% kuartal-ke-kuartal (QoQ, dibanding kuartal sebelumnya) pada Q4, di bawah perkiraan 0,4% dan turun dari 0,9% pada kuartal sebelumnya. Pertumbuhan tahun-ke-tahun (YoY, dibanding periode yang sama tahun lalu) sebesar 1,3%, di bawah perkiraan 1,7% namun naik dari 1,1%.

    Ulasan Pergerakan Harga Maret 2025

    The Fed (Federal Reserve) mempertahankan suku bunga di 3,50%–3,75%. Ketua Jerome Powell mengatakan The Fed tidak terburu-buru menurunkan suku bunga, dengan alasan risiko inflasi (kenaikan harga umum) yang terkait dengan harga energi. Klaim Pengangguran Awal AS (Initial Jobless Claims, jumlah warga yang pertama kali mengajukan tunjangan pengangguran) turun menjadi 205K pada pekan yang berakhir 14 Maret. Angka ini di bawah perkiraan 215K dan angka sebelumnya 213K. Pada grafik 4 jam, pasangan ini diperdagangkan di 0,5873 di atas SMA 20-periode (Simple Moving Average/rata-rata bergerak sederhana, rata-rata harga dalam 20 periode) dekat 0,5840, tetapi di bawah SMA 100-periode yang menurun (tren rata-rata bergerak sedang turun) sekitar 0,5902. RSI (Relative Strength Index, indikator untuk mengukur kekuatan momentum harga) naik ke 58 setelah memantul dari bawah 40. Level support (area harga yang sering menahan penurunan) ada di 0,5872, 0,5830, dan 0,5798, sementara resistance (area yang sering menahan kenaikan) ada di 0,5892 dan sekitar 0,5902. Bagian analisis teknikal dibuat dengan bantuan alat AI (perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan).

    Latar Pasar Maret 2026

    Kita melihat kembali pergerakan harga pada Maret 2025, saat NZD/USD menguat meski data PDB Selandia Baru lemah. Pergerakan ini mengingatkan bahwa sentimen Dolar AS secara luas (arah minat pasar terhadap USD) bisa mengalahkan faktor lokal. Pasangan ini tetap naik walau Federal Reserve memberi sinyal tidak buru-buru memangkas suku bunga. Maju ke hari ini, 20 Maret 2026, situasinya berubah, tetapi pelajarannya tetap penting. Data terbaru menunjukkan CPI (Consumer Price Index/Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi) kuartalan Selandia Baru bertahan lebih kuat dari perkiraan di 3,1%, sehingga Reserve Bank of New Zealand (bank sentral Selandia Baru) tetap waspada. Sementara itu, dot plot terbaru The Fed minggu ini (ringkasan proyeksi suku bunga dari para pejabat The Fed) memberi sinyal kesiapan untuk mulai melonggarkan kebijakan (menurunkan suku bunga), perubahan jelas dari sikap hawkish (cenderung mengetatkan: suku bunga tinggi/naik) yang terlihat tahun lalu. Melihat 2025, kita perlu berhati-hati untuk tidak menganggap kiwi (julukan dolar Selandia Baru/NZD) akan naik dengan mulus, meski latar fundamental (faktor ekonomi dasar seperti inflasi dan suku bunga) lebih mendukung. Pelemahan USD yang mengejutkan tahun lalu menunjukkan positioning (posisi transaksi pasar yang sudah terpasang) bisa sangat mendorong harga. Karena itu, pertimbangkan strategi yang memberi peluang kenaikan tetapi dengan risiko yang jelas bila sentimen berbalik lagi. Langkah yang lebih hati-hati untuk beberapa minggu ke depan adalah melihat opsi call pada NZD/USD. Opsi call (kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli pada harga tertentu) memungkinkan ikut potensi kenaikan yang didorong selisih suku bunga, tanpa mempertaruhkan modal besar jika pasar berbalik melawan kiwi. Membeli call strike 0,6200 untuk April bisa menangkap penembusan di atas konsolidasi (fase harga bergerak di rentang sempit) terbaru di sekitar level 0,6150 saat ini. Secara teknikal, pasangan ini kini menemukan support dekat moving average 50 hari (rata-rata bergerak 50 hari) sekitar 0,6120. Resistance penting yang perlu diperhatikan adalah area 0,6190, yang menahan kenaikan dua kali dalam sebulan terakhir. Penembusan tegas di atas level ini akan menandakan momentum menguat, sehingga strategi opsi beli (long-option: membeli opsi) lebih masuk akal. Pelajaran utama dari pergerakan tahun lalu adalah tren Dolar AS secara luas bisa tiba-tiba berubah arah. Posisi bullish (posisi yang diuntungkan jika harga naik) sebaiknya dilindungi dengan opsi put pelindung (protective put: opsi untuk menjual sebagai “asuransi” saat harga turun) atau stop-loss ketat (perintah jual otomatis untuk membatasi rugi) di bawah level psikologis 0,6100 (angka bulat yang sering jadi perhatian pelaku pasar). Ini membantu menghindari kerugian besar jika terjadi pembalikan mendadak seperti yang mengejutkan trader pada Maret 2025.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code