Meskipun PDB Selandia Baru lemah, NZD/USD pulih ke 0,5840, naik 0,73% seiring Dolar AS melemah

    by VT Markets
    /
    Mar 20, 2026
    NZD/USD diperdagangkan di dekat 0,5840 pada Kamis, naik 0,73% setelah turun pada hari sebelumnya. Kenaikan ini terjadi karena Dolar AS yang melemah lebih berpengaruh dibanding data ekonomi Selandia Baru yang lemah. Statistics New Zealand melaporkan PDB (Produk Domestik Bruto, ukuran total nilai barang dan jasa yang dihasilkan negara) naik 0,2% secara kuartalan (quarter-on-quarter, dibanding kuartal sebelumnya) pada Q4 (kuartal keempat), di bawah perkiraan 0,4% dan turun dari 0,9% pada kuartal sebelumnya. Pertumbuhan tahunan 1,3%, di bawah perkiraan 1,7% namun sedikit di atas angka sebelumnya.

    Market Drivers And Policy Signals

    Dolar Selandia Baru tetap bertahan saat Dolar AS melemah di tengah kondisi pasar yang hati-hati serta pergerakan imbal hasil (yields, tingkat keuntungan dari obligasi) dan komoditas (barang mentah seperti minyak). Penurunan Dolar AS mungkin terbatas setelah Federal Reserve (bank sentral AS, sering disebut The Fed) menahan suku bunga, menaikkan proyeksi inflasi (perkiraan kenaikan harga), dan memberi sinyal pemotongan suku bunga yang terbatas. Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan risiko inflasi masih cenderung naik, terkait biaya energi yang lebih tinggi akibat perang di Timur Tengah. Gangguan pasokan gas dan minyak membuat harga tetap tinggi, menambah kekhawatiran inflasi. ANZ (Australia and New Zealand Banking Group, bank besar) menyebut harga minyak yang lebih tinggi bisa meningkatkan tekanan inflasi jangka dekat di Selandia Baru dan memburuknya perkiraan ekonomi. Ini bisa membatasi kenaikan NZD lebih lanjut selama The Fed tetap berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan (easing policy, kebijakan untuk menurunkan suku bunga/menambah dukungan ekonomi).

    Trade Setup And Subsequent Confirmation

    Perbedaan ini memberi peluang untuk bersiap pada pembalikan arah (reversal, perubahan tren harga). Kenaikan menuju 0,5840 bisa dipandang sebagai kesempatan membeli opsi jual (put options, kontrak yang nilainya naik ketika harga pasangan mata uang turun) pada NZD/USD. Strategi ini memungkinkan untung dari penurunan, dengan risiko terbatas pada premi (premium, biaya yang dibayar untuk membeli opsi). Pertumbuhan 0,2% di akhir 2024 menjadi peringatan bagi ekonomi Selandia Baru. Kelemahan ini berlanjut, dengan Selandia Baru masuk resesi teknis (technical recession, PDB turun dua kuartal berturut-turut) pada paruh kedua 2025. Ini menegaskan bahwa melesetnya data PDB awal bukan kejadian sekali saja. Selain itu, sikap ketat The Fed (restrictive stance, kebijakan yang menahan inflasi dengan suku bunga tinggi) saat itu ternyata bertahan lama. Meski banyak yang berharap pemotongan besar, The Fed sejauh ini baru melakukan satu kali pemotongan 25 basis poin (25-basis-point cut, penurunan 0,25%) pada 2026. Ini karena inflasi inti (core inflation, inflasi tanpa komponen yang mudah naik-turun seperti energi dan pangan) masih sulit turun, berada di 3,1% untuk Februari. Kekhawatiran soal kenaikan biaya energi yang disebut pada 2025 juga terbukti tepat. Ketegangan geopolitik membuat harga minyak mentah WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) bertahan di atas $90 per barel pada sebagian besar awal 2026. Ini terus menjadi hambatan bagi negara pengimpor energi seperti Selandia Baru, sehingga menekan mata uangnya. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code