Guncangan Geopolitik Dan Gangguan Pasokan
Sembilan kapal telah diserang sejak konflik dimulai, termasuk kapal tanker minyak mentah dekat pelabuhan Khor al Zubair di Irak dan kapal lain di lepas Kuwait yang pada Kamis kemasukan air dan menumpahkan minyak. Selat ini biasanya membawa sekitar 20% pasokan minyak harian dunia, dan lalu lintas kapal tanker turun hampir nol. China memerintahkan kilang (pabrik pengolahan minyak) terbesar mereka untuk menghentikan kontrak ekspor diesel dan bensin. Qatar menghentikan produksi LNG (gas alam cair, gas yang didinginkan agar menjadi cair supaya mudah diangkut) di dua fasilitas utamanya setelah serangan ke infrastruktur, sehingga mengurangi sekitar 20% pasokan LNG dunia. Irak mulai menutup ladang minyak Rumaila karena kekurangan tempat penyimpanan saat kapal tanker tidak bisa keluar dari Teluk. Dalam perdagangan teknikal (analisis harga berbasis grafik dan pola), WTI berada di $88.06, dengan support (area harga yang sering menahan penurunan) di sekitar $65.20 dan $63.20, serta resistance (area harga yang sering menahan kenaikan) di sekitar $90.00. Menjelang awal Maret 2025 setelah guncangan awal, strategi yang lebih tepat ada di pasar opsi (kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu), bukan hanya kontrak berjangka/futures (kontrak wajib untuk transaksi di masa depan). Membeli call option (opsi beli) bulan terdekat bisa menangkap lonjakan dengan risiko yang terbatas. Implied volatility (perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) kemungkinan melonjak, sehingga strategi seperti straddle (membeli call dan put sekaligus pada harga dan jatuh tempo yang sama) bisa untung saat harga bergerak tajam dua arah.Pelajaran Tentang Posisi Dan Volatilitas
Namun lonjakan seperti ini bisa cepat berbalik, seperti setelah awal konflik Ukraina pada 2022 ketika Brent sempat menyentuh $139 lalu turun di bawah $100 dalam sebulan. Ini menunjukkan saat harga naik sangat tajam, menjual call spread out-of-the-money (strategi opsi: menjual call pada strike tertentu dan membeli call pada strike lebih tinggi; out-of-the-money berarti strike di atas harga saat ini) bisa menjadi cara lebih aman untuk berspekulasi bahwa reli akan berhenti. Strategi ini bisa diuntungkan oleh batas atas harga dan turunnya volatilitas setelah kepanikan mereda. Indeks Volatilitas Minyak Mentah CBOE (OVX) kemungkinan melonjak besar saat itu, karena pasar diliputi ketakutan. Secara historis, OVX (tolok ukur ekspektasi volatilitas untuk minyak, dihitung dari harga opsi) naik lebih dari 150% dalam beberapa pekan setelah invasi Ukraina 2022, dan bisa diasumsikan melampaui level tersebut pada Maret 2025. Ini membuat strategi long volatility (strategi yang untung bila volatilitas naik) sangat menguntungkan bagi yang mengantisipasi pergerakan harga tajam ke dua arah. Saat ini, dengan WTI diperdagangkan lebih tenang di $78.50 pada awal Maret 2026, pelajarannya adalah siap menghadapi perubahan harga cepat karena peristiwa besar. Meski pasar stabil, memegang call option out-of-the-money berjangka panjang (opsi beli dengan jatuh tempo lama dan strike di atas harga saat ini, biasanya lebih murah) bisa menjadi lindung nilai/hedging (cara mengurangi risiko) yang efektif dan berbiaya rendah jika peristiwa serupa terulang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.