Guncangan Pasokan di Selat Hormuz
Pengiriman melalui Selat Hormuz terganggu, dan sekitar 20% minyak dunia melewati jalur ini. Kekhawatiran keamanan mengurangi lalu lintas kapal tanker (kapal pengangkut minyak) dan membuat beberapa produsen di Teluk mengurangi produksi karena tempat penyimpanan mulai penuh. Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak mulai memangkas produksi karena ekspor makin sulit. Iran telah menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi, sementara Israel melaporkan serangan baru di Iran bagian tengah dan pada infrastruktur (fasilitas penting) Hezbollah di Beirut, dan drone dilaporkan berada dekat lokasi energi. Harga turun dari puncaknya setelah laporan bahwa IEA (International Energy Agency/Badan Energi Internasional) membahas pelepasan cadangan darurat oleh G7 (kelompok 7 negara ekonomi besar), dan Jepang meminta lokasi penyimpanan bersiap. Level teknikal yang disebut antara lain SMA 100-minggu (Simple Moving Average/rata-rata pergerakan sederhana) di $68,50, titik Fibonacci (level perhitungan untuk perkiraan support/resistance) di $71,99, $82,47, dan $111,47, serta RSI mingguan (Relative Strength Index/indikator untuk melihat kondisi “terlalu banyak dibeli/terlalu banyak dijual”) di 84,55. Kami melihat futures (kontrak berjangka, yaitu perjanjian membeli/menjual di harga tertentu pada waktu mendatang) minyak WTI melonjak melewati $100 per barel karena konflik yang meningkat mengancam Selat Hormuz. Titik sempit (chokepoint, jalur sempit yang sangat menentukan arus pasokan) ini menangani lebih dari 20 juta barel per hari, sekitar 20% konsumsi dunia, sehingga gangguan yang berkepanjangan bisa menimbulkan guncangan pasokan besar. Trader derivatif (instrumen turunan, seperti opsi dan futures) dapat mempertimbangkan posisi long (posisi beli untuk untung saat harga naik), seperti membeli call options (opsi beli, hak membeli di harga tertentu) atau long pada kontrak futures, untuk memanfaatkan momentum naik ini. Namun, perlu waspada karena RSI mingguan di atas 84 menunjukkan kondisi sangat overbought (terlalu banyak dibeli, harga naik terlalu cepat) yang bisa memicu penurunan tajam. Pembahasan G7 tentang pelepasan cadangan darurat secara bersama merupakan katalis bearish (pemicu turun) yang penting, mengingatkan pada pelepasan 180 juta barel dari U.S. Strategic Petroleum Reserve (cadangan minyak strategis AS) pada 2022. Ini bisa membatasi kenaikan atau membalikkan arah sementara, sehingga berisiko mengejar harga di puncak.Pendekatan Trading dan Pengendalian Risiko
Dengan ketidakpastian tinggi, kami melihat implied volatility (perkiraan volatilitas yang “terbaca” dari harga opsi, yaitu ekspektasi pasar atas besar kecilnya pergerakan harga) pada opsi minyak melonjak, mirip dengan yang terjadi setelah invasi Ukraina pada 2022. Ini membuat strategi seperti call spreads (strategi opsi: beli call dan jual call lain untuk membatasi biaya sekaligus membatasi potensi untung) menarik, karena tetap bisa ikut jika harga naik sambil membatasi risiko maksimum. Trader yang memegang posisi long juga dapat mempertimbangkan membeli protective puts (put pelindung: opsi jual untuk melindungi dari penurunan harga) untuk melindungi dari penurunan mendadak akibat meredanya konflik atau pelepasan cadangan besar. Kita juga perlu memantau struktur kurva futures (perbandingan harga kontrak berjangka di berbagai bulan), yang kemungkinan berbalik menjadi backwardation yang tajam (kondisi saat harga kontrak jangka dekat lebih tinggi daripada kontrak jangka lebih jauh), akibat guncangan pasokan ini. Ini berarti kontrak bulan terdekat diperdagangkan jauh lebih mahal dibanding kontrak yang jatuh tempo lebih lama, mencerminkan ketakutan pasar akan kekurangan pasokan dalam waktu dekat. Trading calendar spreads (selisih antar-kontrak bulan berbeda) untuk mengambil untung dari backwardation bisa menjadi strategi bagi yang menilai gangguan akan berat tetapi tidak permanen. Dari sisi teknikal, level $82,47 kini menjadi batas penting bagi tren naik saat ini. Selama harga bertahan di atasnya saat terjadi koreksi, kecenderungan naik tetap ada dan penurunan bisa dianggap peluang beli. Namun, jika gagal menembus resistance (batas atas harga yang sulit ditembus) berikutnya di $111,47, ditambah turun di bawah $100, itu bisa menandakan berita cadangan darurat mulai berdampak dan kenaikan mulai melemah. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.