Minyak mentah WTI stabil di dekat $90,50 di Asia saat para pedagang mempertimbangkan prospek de-eskalasi di Timur Tengah dalam kisaran tertentu

    by VT Markets
    /
    Mar 26, 2026
    WTI Minyak Mentah diperdagangkan dalam kisaran sempit selama sesi Asia hari Kamis, bertahan di dekat $90,50 dan tetap berada dalam rentang tiga hari. Pada hari Rabu, menteri luar negeri Iran mengatakan Teheran sedang meninjau usulan AS untuk mengakhiri perang. Ia juga mengatakan Iran tidak berencana melakukan pembicaraan yang bertujuan mengurangi konflik Timur Tengah yang makin meluas.

    Ketegangan Regional Dan Harga Minyak

    AS telah mengerahkan lebih banyak pasukan di kawasan, sehingga meningkatkan peluang konflik makin membesar (eskalasi). Ini mendukung kenaikan harga minyak mentah pada hari Rabu. Infrastruktur energi di Iran tetap berada di bawah tekanan. Penutupan Selat Hormuz secara efektif (jalur laut penting untuk pengiriman minyak) membuat “premi risiko geopolitik” tetap ada—yaitu tambahan harga karena risiko konflik—sehingga menopang harga. Meski ada faktor-faktor ini, para pedagang bersikap hati-hati dan menunggu kejelasan lebih lanjut tentang konflik. Ini membantu menjaga harga tetap stabil, bukan melanjutkan kenaikan. Kenaikan harga energi akibat perang meningkatkan kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi, yang bisa mendorong Federal Reserve AS (bank sentral AS) menjadi lebih “hawkish” (lebih fokus menaikkan suku bunga agar inflasi turun). Ini mendukung Dolar AS.

    Kekuatan Dolar Dan Permintaan Komoditas

    Dolar AS yang lebih kuat dapat mengurangi permintaan komoditas berharga dolar dan membatasi kenaikan lanjutan harga minyak mentah. Sinyal utama bagi pedagang derivatif (kontrak turunan seperti opsi dan futures) adalah volatilitas tersirat tetap tinggi meski harga spot (harga saat ini) lebih rendah. Indeks Volatilitas Minyak Mentah CBOE (OVX) saat ini diperdagangkan di dekat 34, jauh lebih tinggi daripada rata-rata pada periode yang lebih tenang beberapa tahun lalu. Ini menunjukkan pasar opsi (kontrak yang memberi hak beli/jual) masih bersiap menghadapi pergerakan tajam, karena ketidakpastian berlanjut. Fokus kini bergeser dari hanya risiko pasokan ke pandangan yang lebih seimbang yang juga mencakup permintaan. Data terbaru awal Maret menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik 2,1 juta barel, berlawanan dengan perkiraan penurunan, yang memberi sinyal kemungkinan permintaan melemah. Ini membuat cerita pasar saling bertentangan: pasokan ketat berhadapan dengan pertumbuhan konsumsi yang diragukan. Dengan kondisi ini, pedagang dapat mempertimbangkan strategi yang diuntungkan jika harga menembus kisaran ke salah satu arah, karena pasar siap bergerak. Membeli straddle atau strangle (strategi opsi untuk mendapat untung dari pergerakan besar, naik atau turun) dengan opsi yang jatuh tempo 45 hingga 60 hari bisa efektif. Pendekatan ini memungkinkan posisi diuntungkan dari volatilitas tersirat yang tinggi jika pemicu baru—baik geopolitik maupun ekonomi—mendorong minyak keluar dari keseimbangan saat ini. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code