Risiko Pasokan Timur Tengah
Pentagon bersiap mengerahkan sekitar 3.000 tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 (unit militer AS yang bisa diterjunkan cepat lewat udara) ke Timur Tengah, di atas 50.000 personel yang sudah berada di sana, lapor Wall Street Journal. Fokus pasar tetap pada risiko gangguan pasokan di Selat Hormuz. IEA (Badan Energi Internasional—lembaga yang memantau pasar energi global) mengatakan penutupan ini adalah gangguan pasokan terbesar dalam sejarah pasar minyak global, dengan aliran turun dari sekitar 20 juta barel per hari menjadi sangat kecil. Pada 11 Maret, anggota IEA sepakat melepas 400 juta barel dari cadangan strategis (stok minyak darurat milik negara). Goldman Sachs menaikkan perkiraan WTI menjadi $98 untuk Maret dan $105 untuk April, serta menyoroti skenario di mana aliran Hormuz bertahan di 5% dari kondisi normal hingga 10 April. Pelaku pasar memantau kemungkinan pembicaraan paling cepat hari Kamis dan tanggal 28 Maret sebagai akhir penundaan lima hari tersebut. Pada grafik 5 menit, WTI berada di $90,87, dengan resistance (batas harga atas yang sering sulit ditembus) di sekitar $91,02, support (batas harga bawah yang sering menahan penurunan) di sekitar $90,50, serta level $91,60, $92,20, $90,10, dan $89,60. Pada grafik harian, WTI berada di $90,88, dengan support di sekitar $88,00, EMA 50 hari (rata-rata bergerak eksponensial—indikator tren yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru) di $75,65, EMA 200 hari di $66,60, serta resistance di $95,00 dan $99,00. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.