Nomura memperkirakan ECB akan mengabaikan gejolak pasar yang dipicu energi, dengan fokus pada proyeksi HICP di akhir horizon serta mempertahankan kebijakan tetap stabil.

    by VT Markets
    /
    Mar 4, 2026
    Analis Nomura mengatakan Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan fokus pada perkiraan inflasi HICP di akhir periode proyeksi, bukan bereaksi pada pergerakan pasar terbaru yang dipicu harga energi. Mereka memperkirakan harga minyak mentah dan gas alam yang lebih tinggi akan menaikkan jalur inflasi kawasan euro dalam proyeksi ECB. (HICP adalah indeks harga konsumen yang diselaraskan di Uni Eropa, dipakai sebagai ukuran resmi inflasi.) Mereka mencatat kejutan penurunan inflasi HICP pada Januari dibanding perkiraan ECB bisa sebagian mengimbangi kenaikan proyeksi akibat harga energi yang lebih tinggi. Mereka juga merujuk proyeksi ECB bulan Desember bahwa inflasi HICP kawasan euro akan berada di bawah target dari Q3 2026 sampai Q4 2027. (Q3 berarti kuartal ketiga, Q4 kuartal keempat.)

    ECB Expected Rate Path

    Mereka memperkirakan ECB akan mempertahankan suku bunga tetap pada 2026 dan 2027. Menurut mereka, kenaikan suku bunga baru terjadi pada 2028 untuk menjaga inflasi HICP tetap dekat target pada 2028. (Suku bunga adalah biaya pinjaman; “jalur suku bunga” berarti perkiraan arah suku bunga dari waktu ke waktu.) Mereka melihat konflik AS/Israel dengan Iran sebagai risiko jangka dekat karena dampaknya pada harga minyak dan gas, yang bisa mendorong inflasi lebih tinggi dan membuat kenaikan suku bunga terjadi lebih cepat. Mereka menambahkan bahwa apakah kenaikan harga energi bertahan akan menentukan seberapa besar dampaknya masuk ke inflasi HICP, dan mencatat bahwa pasar inflasi kawasan euro sudah sebagian berbalik arah. (Pasar inflasi adalah harga instrumen keuangan yang mencerminkan perkiraan inflasi.)

    Volatility And Market Positioning

    Volatilitas tersirat, terutama di pasar saham dan obligasi kawasan euro, kemungkinan naik terlalu cepat akibat berita konflik. (Volatilitas tersirat adalah perkiraan “naik-turunnya” harga yang tercermin dari harga opsi.) Dengan Brent (acuan harga minyak) turun dari puncak akhir Februari 2026 di atas US$95 per barel ke sekitar US$88, menjual volatilitas pada instrumen seperti opsi Euro Stoxx 50 bisa menguntungkan. (Opsi adalah kontrak untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu; Euro Stoxx 50 adalah indeks saham besar zona euro.) Strategi ini bertaruh bahwa sikap ECB yang stabil akan menenangkan pasar dalam beberapa minggu ke depan. ECB yang sabar, sementara bank sentral lain mungkin mengambil arah berbeda, bisa memberi tekanan ringan pada euro. Karena itu, strategi derivatif mata uang yang diuntungkan dari nilai tukar EUR/USD yang stabil atau sedikit lebih lemah patut dipertimbangkan. (Derivatif adalah kontrak keuangan yang nilainya mengikuti aset acuan; EUR/USD adalah kurs euro terhadap dolar AS.) Risiko utama untuk pandangan ini adalah eskalasi konflik yang besar dan berkepanjangan sehingga harga energi bertahan di atas US$100.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code