Pertumbuhan Pasokan Menambah Tekanan
Arab Saudi melaporkan pasokan minyak ke pasar sebesar 10,111 juta barel per hari pada Februari. Mereka juga melaporkan produksi 10,882 juta barel per hari. Jepang mengatakan berencana mulai melepas sebagian cadangan minyak strategisnya paling cepat 16 Maret, sebelum ada rekomendasi resmi dari IEA. Jerman juga mengatakan akan melepas sebagian cadangan strategisnya. Reuters melaporkan IEA diperkirakan akan mengeluarkan rekomendasi soal kemungkinan pelepasan cadangan minyak strategis pada hari yang sama. WTI tidak stabil, bergerak antara $82 dan $88 selama sesi Eropa pada Rabu. (WTI adalah patokan harga minyak mentah AS yang sering dipakai sebagai acuan pasar.) Dengan perkiraan permintaan OPEC yang tetap stabil, sementara pasokan naik, kenaikan harga WTI dalam waktu dekat terlihat terbatas. Kenaikan output OPEC+, ditambah produksi Arab Saudi yang kuat, menjadi hambatan besar bagi harga. Ini berarti strategi yang bertaruh harga akan naik, seperti membeli opsi call tanpa lindung nilai (opsi call adalah kontrak yang memberi hak membeli aset pada harga tertentu; “tanpa lindung nilai” berarti tidak ada posisi lain untuk mengurangi risiko), berisiko tinggi dalam beberapa minggu ke depan. Rencana pelepasan cadangan strategis oleh negara besar seperti Jepang dan Jerman akan menambah pasokan ke pasar yang sudah berlimpah. Data terbaru dari Energy Information Administration (EIA, lembaga pemerintah AS yang merilis data energi) menguatkan hal ini, menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik mengejutkan 2,1 juta barel minggu lalu, padahal pasar memperkirakan persediaan turun. Bagi trader, ini memperkuat dugaan adanya batas atas harga, sehingga strategi yang untung saat harga bergerak dalam rentang sempit atau sedikit turun—seperti menjual covered call pada posisi beli yang sudah dimiliki (covered call adalah menjual opsi call sambil memegang asetnya untuk membatasi risiko)—terlihat lebih menarik.Strategi Opsi Mendukung Perdagangan dalam Rentang
Kami melihat WTI sulit menentukan arah dalam rentang $82 hingga $88, menandakan pasar relatif seimbang dan sedang mencerna sinyal yang saling bertentangan. Tingkat pergerakan harga seperti ini membuat strategi menjual opsi untuk meraih keuntungan dari berlalunya waktu (time decay, yaitu nilai opsi yang menyusut seiring waktu; sering disebut “theta”) bisa cocok bila pergerakan mendatar ini berlanjut. Ini berbeda dengan kondisi perdagangan pada paruh kedua 2025 ketika tren naik lebih jelas. Sementara prospek permintaan masih stabil, hal ini perlu dilihat dalam konteks ekonomi global yang melambat, dengan proyeksi IMF (Dana Moneter Internasional) yang memperkirakan pertumbuhan PDB global 2,9% pada 2026. Inflasi di Amerika Serikat juga masih menjadi perhatian, berada di 3,1% pada rilis terakhir, yang bisa mengurangi belanja konsumen untuk bahan bakar bila tetap tinggi. Tanda melemahnya data ekonomi dapat cepat mengubah sentimen, menekan harga minyak mentah, dan menguntungkan trader yang sudah bersiap untuk penurunan. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.