Optimisme pasar atas penyelesaian cepat perang AS-Iran mendorong Dolar AS ke level terendah dalam enam minggu

    by VT Markets
    /
    Apr 14, 2026

    Indeks Dolar AS melemah setelah sempat menguat pada Senin, lalu menutup hari dengan penurunan tajam. Pada awal Selasa, indeks ini bertahan di bawah 98,50, level terendah sejak awal Maret, menjelang rilis data PPI (Producer Price Index/Indeks Harga Produsen—mengukur perubahan harga di tingkat produsen yang sering menjadi petunjuk arah inflasi) AS pada sesi AS dan pidato pejabat bank sentral utama.

    Terkait Iran, Presiden AS Donald Trump mengatakan AS telah didekati oleh “orang yang tepat” dan mereka menginginkan kesepakatan, serta menyebut blokade AS di Selat Hormuz sudah dimulai. Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan pembicaraan mencatat kemajuan berarti namun belum ada terobosan, sementara New York Times melaporkan Iran mengusulkan penghentian program nuklir selama 5 tahun dan AS menginginkan 20 tahun.

    Market Snapshot And Key Levels

    Saham AS bergerak beragam pada Senin, dengan S&P 500 turun sekitar 0,1% dan Nasdaq naik lebih dari 1%. Pada awal Selasa, futures indeks AS (kontrak berjangka indeks—mengindikasikan arah pasar sebelum sesi reguler) relatif stabil.

    Produksi industri Jepang Februari turun 2% dibanding bulan sebelumnya, lebih baik dari perkiraan penurunan 2,1%. USD/JPY diperdagangkan di sekitar 159,20, EUR/USD naik ke area 1,1800, dan GBP/USD bergerak di atas 1,3500.

    Emas pulih setelah sempat turun di bawah US$4.650 dan bergerak mendekati US$4.800, sementara WTI (West Texas Intermediate—patokan harga minyak mentah AS) bertahan sedikit di bawah US$93,00.

    Positioning And Hedging Ideas

    Sinyal campuran di pasar saham tahun lalu, dengan Nasdaq lebih unggul, berkembang menjadi tema kepemimpinan pasar yang sempit sepanjang 2025. Kini, dengan 10 saham terbesar di S&P 500 menyumbang lebih dari 35% bobot indeks, risiko koreksi mendadak meningkat meski VIX (Volatility Index/indeks “rasa takut”—mengukur ekspektasi volatilitas pasar saham AS) bertahan di sekitar 15. Kami menggunakan put spread pada indeks utama sebagai lindung nilai (hedge—strategi untuk mengurangi risiko) yang lebih hemat biaya terhadap potensi penurunan dalam beberapa pekan ke depan.

    Dorongan EUR/USD menuju 1,1800 pada April 2025 kini terlihat jauh. Bank Sentral Eropa (ECB) sejak itu mengubah arah kebijakan karena pertumbuhan melambat, memberi sinyal potensi penurunan suku bunga setelah inflasi Zona Euro turun menjadi 2,1% pada rilis terbaru. Perbedaan arah kebijakan yang makin lebar dengan The Fed mengindikasikan penguatan euro jangka pendek bisa dimanfaatkan untuk bersiap pada potensi pelemahan lanjutan.

    Reli emas menuju US$4.800 per ons tahun lalu menjadi sinyal penting, didorong pembelian bank sentral yang berlanjut, dengan lebih dari 900 ton ditambahkan ke cadangan global hingga 2025. Dukungan ini, ditambah risiko geopolitik, membantu emas bertahan di atas level US$5.000. Kami menilai pembelian opsi call (hak membeli pada harga tertentu—strategi untuk mendapat peluang untung saat harga naik dengan risiko terbatas pada premi) saat terjadi penurunan tajam sebagai cara yang lebih aman untuk tetap ikut potensi kenaikan sambil membatasi risiko di harga yang sudah tinggi.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code