Pasar Menilai Ulang Arah Kebijakan The Fed
Pasar hampir sepenuhnya menghapus peluang pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve (bank sentral AS), dan meningkatkan taruhan kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun, sehingga menaikkan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS dan Dolar. Pedagang juga memantau PMI kilat global (indikator cepat aktivitas bisnis/manufaktur dan jasa) untuk arah jangka pendek, sementara ketegangan Timur Tengah yang berlanjut membatasi minat terhadap aset berisiko. Secara teknikal, penembusan minggu lalu di bawah SMA 100 hari (rata-rata 100 hari) menjaga tekanan turun, dengan support (area harga yang sering menahan penurunan) di $4.355, lalu $4.300 dan $4.100. MACD (12, 26, 9) tetap negatif (indikator momentum/tren dari selisih dua rata-rata yang menunjukkan dorongan turun), RSI 25,82 (indikator “jenuh jual/jenuh beli”; angka rendah berarti jenuh jual), dan resistance (area harga yang sering menahan kenaikan) di $4.650, $4.820, dan $5.000. Pasar cepat menilai ulang ekspektasi terhadap Federal Reserve, dengan CME FedWatch Tool (alat yang memperkirakan peluang perubahan suku bunga dari harga kontrak futures) kini menunjukkan peluang 65% kenaikan suku bunga pada September. Akibatnya, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun naik lagi di atas 4,75%, meningkatkan “biaya peluang” (keuntungan yang dikorbankan) saat memegang emas yang tidak memberi bunga.Strategi Opsi untuk Volatilitas
Dengan momentum turun ini, pedagang dapat mempertimbangkan membeli opsi put (kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu; biasanya untung jika harga turun) untuk lindung nilai atau berspekulasi penurunan lanjutan. Penembusan tegas di bawah $4.300 dapat mempercepat pergerakan menuju rata-rata bergerak 200 hari di sekitar $4.100. Strategi ini membatasi risiko sekaligus memanfaatkan tren turun. Namun, RSI yang jenuh jual di sekitar 25 menunjukkan tekanan jual saat ini bisa berlebihan dalam jangka pendek. Peningkatan konflik Timur Tengah secara tiba-tiba dapat memicu pembalikan tajam, sehingga masuk akal mempertimbangkan opsi call murah out-of-the-money (opsi beli dengan harga patokan di atas harga saat ini; murah karena peluangnya lebih kecil) sebagai lindung nilai. Pergerakan kembali di atas resistance $4.650 akan menjadi sinyal tekanan turun mulai mereda. Kekuatan yang saling bertentangan antara kebijakan moneter hawkish (kebijakan “ketat”: cenderung menaikkan/menahan suku bunga) dan risiko geopolitik menciptakan lingkungan volatilitas tinggi (harga mudah bergerak tajam). Untuk pedagang yang tidak yakin arah harga, strategi long straddle—membeli opsi call dan put dengan strike price (harga patokan) yang sama—bisa efektif. Posisi ini bisa untung jika terjadi pergerakan harga besar ke salah satu arah, yang terlihat mungkin terjadi saat pasar mencerna data inflasi baru dan berita perang dalam beberapa minggu ke depan.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.