Analisis Akhir Tahun
Saat 2025 berakhir, perhatian akan tertuju pada sektor manufaktur untuk mencari petunjuk mengenai tren ekonomi yang lebih luas di Australia. Analis akan mengikuti bagaimana penurunan PMI ini memengaruhi sektor lainnya dan ekonomi secara keseluruhan saat negara memasuki 2026. Penurunan PMI manufaktur bulan Desember 2025 menjadi 51,6, meskipun masih menunjukkan pertumbuhan, menandakan hilangnya momentum yang jelas bagi ekonomi Australia. Ini menyiratkan potensi tantangan bagi S&P/ASX 200, terutama untuk perusahaan industri dan bahan baku yang peka terhadap siklus ekonomi. Kami mempertimbangkan strategi perlindungan, seperti membeli opsi put pada indeks XJO, untuk menghindari potensi penurunan pasar di kuartal pertama 2026. Perlambatan ekonomi ini memberikan tekanan turun pada dolar Australia, yang juga merasakan dampak dari faktor eksternal. Kami melihat harga bijih besi, yang merupakan ekspor penting, melemah di bawah $110 USD per ton di kuartal terakhir 2025 akibat permintaan yang melemah dari China. Oleh karena itu, kami sedang mengevaluasi posisi bearish pada pasangan AUD/USD, kemungkinan melalui kontrak berjangka, memperkirakan mata uang ini dapat menguji level yang lebih rendah.Pertimbangan Bank Cadangan Australia
Data manufaktur yang lebih lemah akan menjadi pertimbangan utama bagi Bank Cadangan Australia dalam pertemuan mendatang. Setelah RBA mempertahankan suku bunga tetap di 4,35% hingga akhir 2025, data baru ini mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut. Trader harus memantau pasar obligasi, karena harapan untuk sikap RBA yang lebih dovish dapat membuat posisi panjang dalam kontrak berjangka obligasi pemerintah Australia menjadi menarik.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.