Pada bulan Februari, lowongan pekerjaan di AS turun menjadi 6,882 juta dari 7,24 juta pada bulan Januari, lapor BLS

    by VT Markets
    /
    Mar 31, 2026
    Lowongan kerja di AS turun menjadi 6,882 juta pada Februari dari 7,24 juta pada Januari, menurut laporan Job Openings and Labour Turnover (JOLTS) dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS (lembaga pemerintah yang mencatat data pasar kerja). Angka ini di bawah perkiraan pasar 6,92 juta. Perekrutan (jumlah orang yang mulai bekerja) turun menjadi 4,8 juta selama bulan tersebut, sementara total pemisahan (orang yang keluar dari pekerjaan, baik karena mengundurkan diri atau diberhentikan) hampir tidak berubah di 5,0 juta. Pengunduran diri (quits, karyawan yang keluar atas kemauan sendiri) juga hampir tidak berubah di 3,0 juta, dan PHK serta pemecatan (layoffs and discharges, perusahaan mengakhiri hubungan kerja) tidak berubah di 1,7 juta.

    Sinyal Pasar Tenaga Kerja

    Setelah rilis, Dolar AS masih berada di bawah tekanan turun (bearish, kecenderungan harga melemah). Indeks USD (ukuran kekuatan Dolar AS terhadap beberapa mata uang utama) turun 0,4% pada hari itu ke 100,08 pada saat pelaporan. Kita sudah melihat pola ini sebelumnya. Dilihat dari perspektif 2025, data yang menunjukkan pasar kerja mendingin sering diikuti oleh Dolar AS yang lebih lemah, karena itu memberi sinyal The Fed (Federal Reserve, bank sentral AS) akan lebih berhati-hati. Pola historis ini menunjukkan pelemahan data pekerjaan bisa langsung menekan nilai mata uang. Jika melihat kondisi terbaru, data menunjukkan tren ini mungkin muncul lagi. Laporan terbaru untuk Februari 2026 menunjukkan lowongan kerja turun menjadi 8,4 juta, tidak mencapai perkiraan rata-rata analis (consensus forecast) 8,6 juta dan menjadi penurunan tiga bulan berturut-turut. Ini sejalan dengan perlambatan pertumbuhan upah yang baru-baru ini terlihat, yang melandai ke laju tahunan 3,7%. Bagi trader (pelaku jual-beli di pasar), ini meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga The Fed (rate cut, menurunkan bunga acuan) pada akhir tahun ini, sehingga strategi derivatif defensif (derivatif, produk keuangan berbasis aset lain; defensif, untuk melindungi risiko) menjadi masuk akal. Kita bisa mempertimbangkan membeli opsi put (kontrak yang untung jika harga turun) pada Indeks Dolar AS (DXY) dengan jatuh tempo (expirations) kuartal ketiga untuk melindungi risiko atau mengambil peluang dari penurunan lanjutan. Pasar sudah mencerminkan hal ini, dengan kontrak berjangka Fed Funds (Fed Fund futures, kontrak yang mencerminkan ekspektasi suku bunga acuan) kini memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga lebih dari 60% pada September 2026.

    Prospek Strategi Opsi

    Lingkungan ini menunjukkan volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan gejolak harga yang tersirat dari harga opsi) di pasar mata uang bisa naik dalam beberapa minggu ke depan. Kita bisa memanfaatkan ini dengan membeli opsi pada pasangan mata uang yang sensitif terhadap suku bunga AS, seperti USD/JPY (nilai Dolar AS terhadap Yen Jepang). Dolar yang melemah dan imbal hasil AS (yields, tingkat hasil obligasi pemerintah) yang stabil atau turun kemungkinan akan memberi tekanan turun besar pada pasangan itu. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code