Pada bulan Januari, rasio lowongan kerja terhadap pelamar di Jepang tercatat sebesar 1,18, lebih rendah dari perkiraan 1,19.

    by VT Markets
    /
    Mar 3, 2026
    Rasio lowongan kerja terhadap pelamar (jobs-to-applicants ratio) di Jepang adalah 1,18 pada Januari. Angka ini di bawah perkiraan 1,19. Rasio ini menunjukkan ada 1,18 lowongan kerja untuk setiap 1 pelamar. Angka bulan sebelumnya tidak disebutkan.

    Implikasi Untuk Kebijakan Moneter

    Rasio lowongan kerja terhadap pelamar Januari 2026 yang berada di 1,18, sedikit di bawah perkiraan 1,19, menunjukkan pasar tenaga kerja Jepang agak melemah. Ini mengurangi kebutuhan Bank of Japan (BoJ—bank sentral Jepang) untuk memperketat kebijakan moneter dengan lebih cepat. Artinya, kemungkinan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat menjadi lebih kecil. Ini mengalihkan perhatian ke pasar mata uang, terutama yen (mata uang Jepang). Jika BoJ cenderung menunggu, perbedaan suku bunga (selisih tingkat bunga antarnegara) dengan bank sentral besar lain—misalnya Federal Reserve AS (bank sentral AS) yang menahan suku bunga—akan tetap ada. Kita bisa mengantisipasi yen kembali melemah, sehingga instrumen opsi (kontrak yang memberi hak untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu) yang untung saat USD/JPY naik (nilai dolar AS menguat terhadap yen) menjadi menarik dalam beberapa minggu ke depan. Di dalam negeri, BoJ yang kurang “hawkish” (lebih condong menahan kenaikan suku bunga) bisa menekan imbal hasil (yield—tingkat keuntungan) obligasi pemerintah Jepang (JGB—Japanese Government Bonds). Pandangan ini diperkuat data terbaru yang menunjukkan inflasi inti Jepang (core inflation—inflasi tanpa komponen yang bergejolak seperti makanan dan energi) untuk Januari 2026 turun ke 1,9%, di bawah target 2% bank sentral. Kondisi ini, bersama yen yang lebih lemah yang menguntungkan eksportir, dapat mendukung indeks Nikkei 225 (indeks saham utama Jepang). Data ini melanjutkan tren pelonggaran bertahap yang kami pantau sejak pasar tenaga kerja mencapai puncaknya pada pertengahan 2025. Kami mengingat betapa sensitifnya yen terhadap spekulasi kebijakan (perkiraan pasar tentang langkah bank sentral) sepanjang 2024 dan 2025. Angka saat ini menunjukkan periode kebijakan yang lebih stabil, sehingga strategi seperti carry trade yen (meminjam yen dengan bunga rendah untuk membeli aset/mata uang berbunga lebih tinggi) kembali menarik.

    Strategy Considerations Ahead

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code