Pada bulan Maret, rata-rata jam kerja mingguan di AS tercatat 34,2, di bawah prediksi 34,3

    by VT Markets
    /
    Apr 6, 2026
    Rata-rata jam kerja mingguan di AS pada bulan Maret adalah 34,2. Angka ini lebih rendah dari perkiraan 34,3.

    Sinyal Pasar Tenaga Kerja Mulai Melemah

    Selisih kecil pada rata-rata jam kerja mingguan adalah salah satu poin-poin penting yang menunjukkan pasar tenaga kerja AS mulai melemah. Ini termasuk indikator awal yang biasanya dipakai perusahaan untuk mengurangi jam kerja sebelum mempertimbangkan PHK (pemutusan hubungan kerja), dan hal ini langsung menekan pertumbuhan upah total (kenaikan upah gabungan di seluruh pekerja). Kami menilai ini meningkatkan peluang Federal Reserve (bank sentral AS) menurunkan suku bunga sebelum akhir kuartal ketiga. Dengan pandangan ini, trader sebaiknya mempertimbangkan strategi untuk menghadapi volatilitas pasar (naik-turun harga) yang lebih tinggi. VIX (indeks yang mengukur perkiraan volatilitas pasar saham AS) yang selama ini berada di sekitar 15 bisa melonjak saat pasar menyesuaikan ulang perkiraan pertumbuhan ekonomi. Membeli opsi call (kontrak yang memberi hak untuk membeli pada harga tertentu sebelum jatuh tempo) pada VIX atau produk lain yang terkait volatilitas bisa menjadi perlindungan (hedge) berbiaya lebih efisien untuk portofolio saham jangka panjang. Data tenaga kerja ini mengikuti laporan pekerjaan Maret terbaru, yang menunjukkan payrolls (jumlah pekerjaan bergaji di luar sektor pertanian) hanya naik 195.000 dibanding perkiraan 210.000, dan tingkat pengangguran naik ke 4,0%. Bagi trader suku bunga, ini memperkuat alasan bahwa The Fed akan lebih “dovish” (cenderung mendukung suku bunga lebih rendah). Kami memantau harga derivatif (instrumen turunan seperti futures dan opsi), yang kini menunjukkan peluang hampir 60% untuk pemangkasan suku bunga pada rapat The Fed September 2026. Strategi per sektor akan makin penting karena perlambatan ekonomi tidak berdampak sama pada semua perusahaan. Kami memperkirakan saham consumer discretionary (barang/jasa yang biasanya dibeli saat orang punya uang lebih, seperti ritel dan perjalanan) melemah, karena jam kerja yang lebih sedikit berarti uang belanja berkurang. Opsi put (kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu sebelum jatuh tempo) pada ETF (reksa dana indeks yang diperdagangkan seperti saham) yang melacak ritel atau perjalanan bisa efektif, sementara sektor defensif seperti utilitas (perusahaan layanan listrik/air) bisa menerima arus dana masuk.

    Pola Historis Mungkin Terulang

    Kami melihat pola serupa pada paruh kedua 2025 ketika serangkaian laporan tenaga kerja yang lebih lemah terjadi sebelum penurunan aktivitas ekonomi yang jelas. Saat itu, trader yang mengantisipasi perlambatan dan mengambil posisi untuk suku bunga lebih rendah mendapat hasil baik. Data saat ini menunjukkan pola tersebut bisa terulang dalam beberapa bulan ke depan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code