Pada bulan Maret, rata-rata upah per jam di AS naik 0,2% secara bulanan, lebih rendah dari perkiraan 0,3%

    by VT Markets
    /
    Apr 6, 2026
    Pendapatan rata-rata per jam di AS naik 0,2% dibanding bulan sebelumnya (month on month, artinya dibanding bulan sebelumnya) pada Maret. Perkiraannya 0,3%. Angka Maret ini 0,1 poin persentase di bawah perkiraan. Ini menunjukkan pertumbuhan upah lebih lambat dari yang diprediksi untuk bulan tersebut.

    Konteks Maret 2025 Dan Perlu Menilai Ulang

    Kita ingat laporan Maret 2025, ketika pertumbuhan upah 0,2% yang lebih rendah dari perkiraan menjadi sinyal bahwa pasar tenaga kerja akhirnya mulai mendingin (artinya permintaan tenaga kerja dan tekanan kenaikan upah mulai berkurang). Data itu mendukung pandangan bahwa upaya menekan inflasi (kenaikan harga umum) mulai berhasil. Namun, kondisi hari ini sangat berbeda dan perlu perubahan strategi. Data pagi ini untuk Maret 2026 menunjukkan pendapatan rata-rata per jam melonjak 0,4%, sementara ekonomi menambah 250.000 pekerjaan, jauh melampaui perkiraan. Pembalikan ini menunjukkan tekanan inflasi muncul lagi. Kekhawatiran ini makin kuat setelah laporan CPI (Consumer Price Index, yaitu Indeks Harga Konsumen/pengukur inflasi) Februari juga tinggi di 3,1%. The Federal Reserve (bank sentral AS) kini kecil kemungkinan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. Kondisi baru “lebih tinggi lebih lama” (suku bunga tinggi bertahan lebih lama) membuat kami memperkirakan imbal hasil obligasi (bond yield, yaitu tingkat hasil/keuntungan dari obligasi) akan naik dalam beberapa minggu ke depan. Trader (pelaku jual-beli jangka pendek) bisa mempertimbangkan posisi yang diuntungkan dari ini, karena pasar cepat menghapus peluang pemangkasan suku bunga di musim panas. Contohnya membeli opsi put (kontrak yang nilainya naik saat harga aset turun) pada ETF obligasi berdurasi panjang (long-duration bond ETF, yaitu reksa dana berbentuk ETF yang memegang obligasi jatuh tempo jauh/lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga) atau melakukan short pada futures Treasury (kontrak berjangka obligasi pemerintah AS; short berarti mengambil posisi untung jika harga turun) untuk lindung nilai (hedge, yaitu mengurangi risiko) terhadap turunnya harga obligasi. Kami juga memperkirakan volatilitas pasar (tingkat naik-turun harga) meningkat akibat kejutan inflasi seperti ini. Indeks VIX (indikator “rasa takut” pasar/ekspektasi volatilitas saham AS) sudah berada di bawah 14 selama beberapa minggu, tetapi guncangan data seperti ini bisa mendorongnya ke kisaran 18–20. Karena itu, membeli opsi call (kontrak yang nilainya naik saat harga naik) pada VIX atau membeli put pelindung (protective puts, put untuk membatasi kerugian) pada indeks S&P 500 (indeks 500 saham besar AS) dapat membantu melindungi dari potensi penurunan pasar saham.

    Dampak Pada Volatilitas Suku Bunga Dan Strategi The Fed

    Situasi ini mirip dengan “jarak terakhir” yang sulit dalam upaya menurunkan inflasi pada 2023, ketika kemajuan melambat dan The Fed terpaksa tetap agresif. Pelajaran itu menunjukkan kita tidak perlu melawan ketegasan The Fed untuk menjaga suku bunga tetap ketat (restrictive, artinya cukup tinggi untuk menahan belanja dan menekan inflasi) saat data tidak mendukung. Arah yang paling mungkin untuk suku bunga sekarang tampaknya mendatar hingga naik.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code