Pada Februari, indeks ISM AS untuk harga yang dibayar di sektor manufaktur melampaui perkiraan, naik dari 59,5 (perkiraan) menjadi 70,5 (aktual).

    by VT Markets
    /
    Mar 2, 2026
    Indeks ISM Manufaktur AS untuk Harga yang Dibayar (Prices Paid) naik melampaui perkiraan pada Februari. Perkiraannya 59,5, sementara angka aktualnya 70,5. Angka yang lebih tinggi ini menunjukkan tekanan kenaikan harga bahan dan biaya produksi (input) bagi pabrikan selama bulan tersebut. Ini berarti harga yang dibayar pabrikan naik lebih cepat dari perkiraan.

    Tekanan Inflasi Kembali Meningkat

    Data ISM “prices paid” Februari jauh lebih tinggi dari perkiraan, yaitu 70,5. Ini menunjukkan tekanan biaya input (biaya bahan baku, energi, dan komponen) yang sempat mereda sepanjang sebagian besar 2025 mulai meningkat lagi. Hal ini menantang gagasan bahwa inflasi kembali ke target bank sentral AS (The Fed) dengan mulus. Menurut kami, angka ini membuat peluang pemangkasan suku bunga pada Maret hampir tidak mungkin, dan membuka lagi pembahasan kenaikan suku bunga. Sebelumnya, pasar terlalu cepat memperkirakan beberapa kali pemangkasan tahun ini, mirip dengan optimisme berlebihan pada akhir 2023 sebelum The Fed menolak ekspektasi itu. Trader dapat mempertimbangkan posisi yang diuntungkan saat suku bunga jangka pendek lebih tinggi, misalnya menjual kontrak berjangka SOFR (kontrak yang mengikuti suku bunga acuan pinjaman jangka sangat pendek di AS), saat pasar menyesuaikan perkiraan arah kebijakan The Fed. Inflasi yang tetap tinggi ini, terutama setelah CPI Januari (indeks harga konsumen) naik ke 3,1%, menjadi hambatan besar bagi saham. Kami memperkirakan volatilitas (naik-turun harga yang lebih tajam) meningkat, karena Indeks Volatilitas CBOE (VIX, ukuran “tingkat ketakutan” pasar) sudah naik lebih dari 15% dalam sepekan terakhir menjadi 16,2. Melindungi portofolio saham dengan opsi jual (put options, kontrak yang memberi hak menjual pada harga tertentu) pada S&P 500 dan Nasdaq 100 terlihat masuk akal sampai gambaran inflasi lebih jelas. Pandangan The Fed yang lebih hawkish (lebih condong mengetatkan kebijakan, misalnya mempertahankan atau menaikkan suku bunga) biasanya mendukung dolar AS. Narasi “lebih tinggi lebih lama” untuk suku bunga dapat menopang indeks dolar, yang baru-baru ini menembus level 105 untuk pertama kalinya tahun ini. Selain itu, laporan terbaru tentang gangguan rantai pasok yang muncul lagi (keterlambatan pengiriman dan ketersediaan barang) mendorong biaya pengapalan naik hampir 20% pada kuartal terakhir. Data ini bisa menjadi sinyal bahwa harga komoditas industri (bahan baku untuk industri seperti logam dan energi) berpotensi bertahan di level yang tinggi.

    Implikasi Pasar ke Depan

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code