Pada kuartal keempat, neraca transaksi berjalan AS melampaui perkiraan, mencatat defisit 190,7 miliar dibandingkan perkiraan defisit 211 miliar.

    by VT Markets
    /
    Mar 25, 2026
    Saldo akun berjalan Amerika Serikat (AS) untuk kuartal keempat tercatat -$190,7 miliar. Angka ini lebih baik dari perkiraan -$211 miliar. Akun berjalan mengukur arus barang, jasa, pendapatan (misalnya keuntungan dan upah lintas negara), serta transfer (misalnya kiriman uang dan bantuan) antara AS dan negara lain. Angka yang “kurang negatif” berarti defisit (selisih ketika impor dan pembayaran ke luar negeri lebih besar daripada pemasukan dari luar negeri) lebih kecil dari perkiraan.

    Kejutan Data Akun Berjalan dan Dampaknya pada Dolar

    Defisit akun berjalan AS kuartal keempat keluar jauh lebih kecil dari dugaan, yaitu -$190,7 miliar dibanding perkiraan -$211 miliar. Ini menjadi sinyal langsung dan positif untuk dolar AS. Defisit yang lebih kecil menunjukkan kondisi ekonomi dasar yang lebih kuat daripada yang sudah “diperkirakan pasar” (sudah tercermin di harga). Kekuatan dolar ini bisa menjadi acuan strategi derivatif valuta asing (instrumen turunan seperti opsi yang nilainya mengikuti pergerakan mata uang) dalam beberapa minggu ke depan. Pertimbangkan posisi beli (long, yaitu mengambil keuntungan jika harga naik) pada dolar, misalnya lewat opsi beli (call option, hak untuk membeli pada harga tertentu) pada ETF UUP (exchange-traded fund/ETF = reksa dana berbentuk saham yang diperdagangkan di bursa). Karena indeks dolar sudah naik lebih dari 2% sejak awal tahun, data ini bisa mendorong pengujian kembali level tertinggi yang terlihat pada akhir 2025. Untuk saham, dampaknya bisa berbeda. Dolar yang lebih kuat bisa menjadi hambatan bagi perusahaan besar di S&P 500 yang banyak berjualan ke luar negeri, karena pendapatan luar negeri saat dikonversi ke dolar bisa terlihat lebih kecil. Ini membuat opsi jual (put option, hak untuk menjual pada harga tertentu) pada ETF SPY (ETF yang mengikuti indeks S&P 500) masuk akal sebagai lindung nilai (hedge, perlindungan risiko). Sebaliknya, perusahaan yang lebih fokus pada pasar dalam negeri, seperti di Russell 2000, bisa diuntungkan oleh ekonomi domestik yang kuat; ini membuat opsi beli pada ETF IWM (ETF yang mengikuti Russell 2000) bisa menjadi peluang. Di komoditas, dolar yang lebih kuat biasanya menekan harga. Perkirakan tekanan turun pada aset seperti emas dan minyak, karena keduanya dihargai dalam dolar. Opsi jual pada ETF emas seperti GLD terlihat menarik, apalagi emas sulit menjaga kenaikan setelah gagal menembus puncak baru bulan lalu. Terakhir, data ekonomi yang kuat ini bisa mengubah pertimbangan Federal Reserve (bank sentral AS). Ekspektasi pasar untuk pemotongan suku bunga dalam waktu dekat bisa mundur, mungkin ke paruh kedua tahun ini. Posisi yang sejalan bisa mempertimbangkan opsi jual pada ETF obligasi pemerintah AS jangka panjang seperti TLT (harganya cenderung turun saat imbal hasil/yield naik).

    Prospek Suku Bunga dan Penyesuaian Posisi Portofolio

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code