Pada Maret, klaim pengangguran berlanjut AS mencapai 1,794 juta, di bawah perkiraan 1,84 juta

    by VT Markets
    /
    Apr 9, 2026

    Klaim tunjangan pengangguran berkelanjutan (continuing jobless claims: jumlah orang yang masih menerima tunjangan pengangguran) di AS tercatat 1,794 juta untuk pekan yang berakhir 27 Maret. Angka ini di bawah perkiraan 1,84 juta.

    Realisasi tersebut 46.000 lebih rendah dari perkiraan. Data ini mengacu pada orang yang tetap berada dalam program tunjangan pengangguran.

    Pasar Tenaga Kerja Masih Ketat

    Data klaim tunjangan pengangguran berkelanjutan pada akhir Maret, yang menunjukkan lebih sedikit pengangguran dibanding perkiraan, mengindikasikan pasar tenaga kerja masih sangat ketat (tight: perusahaan sulit mendapatkan pekerja sehingga perekrutan tetap kuat). Kondisi ini membuat Federal Reserve (bank sentral AS) tidak punya banyak alasan untuk cepat memangkas suku bunga. Pasar kerja yang kuat dapat mendorong kenaikan upah, sehingga tekanan inflasi (kenaikan harga) tetap bertahan.

    Kami menilai kondisi ketenagakerjaan ini memberi ruang bagi pembuat kebijakan untuk menahan suku bunga lebih tinggi lebih lama dari yang diperkirakan pasar. Kami mengingat bagaimana pasar terlalu cepat pada pertengahan 2025, memasang harga penurunan suku bunga (rate cuts: pemangkasan suku bunga acuan) yang belum siap dilakukan The Fed karena kekuatan data serupa. Laporan CPI (Indeks Harga Konsumen: ukuran inflasi) terbaru pada Maret, yang menunjukkan inflasi masih “lengket” (sticky: sulit turun) di 3,1%, memperkuat sikap hati-hati ini.

    Akibatnya, kami memposisikan suku bunga tetap tinggi hingga musim panas. Salah satu caranya adalah membeli opsi put (put options: kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu; nilainya naik saat harga aset turun) pada kontrak berjangka SOFR (SOFR futures: kontrak berjangka yang mencerminkan ekspektasi suku bunga jangka pendek berbasis SOFR). Strategi ini bisa untung jika pasar mulai mengurangi kemungkinan pemangkasan suku bunga pada Juli. Kenaikan imbal hasil (yield: tingkat pengembalian) Treasury AS 2 tahun kembali di atas 4,75% setelah rilis data menunjukkan sentimen ini mulai terbentuk.

    Kondisi ini juga menjadi hambatan bagi saham (equities: pasar saham), sehingga kami mempertimbangkan menambah perlindungan penurunan (downside protection: lindung nilai saat pasar turun). Kami melihat nilai pada pembelian opsi put pada indeks Nasdaq-100, karena saham teknologi berorientasi pertumbuhan (growth-oriented: mengandalkan prospek pertumbuhan laba) sangat sensitif terhadap biaya pinjaman yang lebih tinggi. Dengan indeks volatilitas VIX (ukuran “ketakutan” pasar) baru-baru ini naik di atas 16, lindung nilai menjadi lebih menarik.

    Dolar AS berpeluang tetap kuat jika The Fed menahan suku bunga sementara bank sentral lain mempertimbangkan pelonggaran (easing: penurunan suku bunga atau kebijakan yang membuat kondisi keuangan lebih longgar). Indeks Dolar (DXY: ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) sudah menembus 105,50, mencerminkan perbedaan arah kebijakan ini. Kami mempertimbangkan opsi call (call options: kontrak yang memberi hak untuk membeli pada harga tertentu; nilainya naik saat harga aset naik) pada USD terhadap Yen Jepang, dengan asumsi perbedaan kebijakan ini masih menguntungkan dolar.

    Divergensi Penguatan Dolar

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code