Pada Maret, tingkat pengangguran Rusia stabil di 2,2%, menandakan stabilitas pasar tenaga kerja yang berlanjut.

    by VT Markets
    /
    Apr 29, 2026

    Tingkat pengangguran Rusia bertahan di 2,2% pada Maret. Angka ini tidak berubah dibanding bulan sebelumnya.

    Data tersebut menunjukkan jumlah orang yang tidak bekerja tetap stabil sepanjang Maret. Laporan tidak memuat rincian tambahan.

    Tidak Ada Ruang Longgar di Pasar Tenaga Kerja, Risiko Kebijakan Naik

    Tingkat pengangguran 2,2% yang tidak berubah menandakan pasar tenaga kerja (kondisi ketersediaan pekerja dan lowongan) masih sangat ketat, sehingga menjadi hambatan besar bagi ekonomi Rusia. Kami menilai ini sebagai sinyal tekanan upah akan berlanjut, sehingga mendorong inflasi domestik (kenaikan harga barang dan jasa di dalam negeri). Karena itu, besar kemungkinan Bank Sentral Rusia akan mempertahankan sikap “hawkish” (cenderung menahan/menaikkan suku bunga agar inflasi turun) dalam beberapa pekan ke depan.

    Dengan fokus bank sentral pada inflasi, suku bunga acuan (bunga utama yang menjadi patokan pinjaman dan simpanan) diperkirakan tetap tinggi, kemungkinan bertahan di level 16% seperti sejak akhir 2023. Kebijakan moneter ketat (mengetatkan uang beredar lewat suku bunga tinggi) bertujuan menopang rubel dan menahan permintaan. Karena itu, strategi derivatif (instrumen turunan seperti opsi/futures) yang bertaruh pada stabilitas rubel—misalnya menjual opsi beli USD/RUB di luar harga pasar (out-of-the-money, yaitu harga kesepakatan masih lebih “mahal” dari harga saat ini)—dapat menarik.

    Kelangkaan tenaga kerja ini langsung menekan laba perusahaan, sehingga memunculkan kondisi yang tidak sederhana bagi saham. Meski data mengisyaratkan permintaan konsumen kuat, kenaikan biaya upah akan menekan margin (selisih laba) emiten di MOEX (bursa saham Moskow). Ketidakpastian ini mengarah ke volatilitas lebih tinggi (naik-turun harga yang lebih besar), sehingga strategi seperti membeli straddle (membeli opsi beli dan opsi jual sekaligus pada harga dan jatuh tempo yang sama untuk memanfaatkan pergerakan besar ke arah mana pun) pada kontrak futures (kontrak berjangka) indeks MOEX bisa relevan bagi trader yang bersiap menghadapi lonjakan harga.

    Kami juga memantau harga komoditas, terutama minyak Urals (patokan harga minyak ekspor utama Rusia), karena menjadi pendorong penting pendapatan pemerintah dan kekuatan mata uang. Sepanjang 2025, terlihat fluktuasi harga minyak berdampak langsung pada nilai rubel, dan pola ini diperkirakan berlanjut. Sinyal pelemahan permintaan energi global bisa cepat mengalahkan dukungan dari suku bunga domestik yang tinggi.

    Minyak, Rubel, dan Volatilitas

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code