Tekanan Dolar Dan Level Sterling
Inflasi CPI (CPI adalah indeks harga konsumen, ukuran kenaikan harga barang dan jasa) Inggris turun ke 3,0% pada Januari dari 3,4% pada Desember, menurut ONS (ONS adalah badan statistik resmi Inggris), dan ini adalah angka terendah sejak pertengahan 2025. Pasar memperkirakan peluang sekitar 80% untuk pemangkasan suku bunga Bank of England sebesar 25 basis poin (basis poin adalah 0,01%; jadi 25 basis poin = 0,25%) pada rapat 19 Maret, sementara inflasi jasa dilaporkan 4,4%. Pengangguran Inggris naik ke level tertinggi dalam lima tahun sebesar 5,2%, menambah harapan kebijakan yang lebih longgar (kebijakan lebih longgar biasanya berarti suku bunga lebih rendah). Pada sesi AS hari Rabu, GBP/USD berada di 1,3523, naik 0,29%, dengan minimnya data membuat pasar fokus pada komentar bank sentral dan ketidakpastian kebijakan dagang. Jika melihat kembali periode yang sama pada 2025, Pound bertahan di dekat 1,35 terhadap Dolar AS yang lemah. Hari ini, dengan GBP/USD diperdagangkan lebih dekat ke 1,2750, situasinya jelas berbalik. Pelemahan Dolar adalah tema utama tahun lalu, namun itu sudah memudar. Pasar saat itu yakin Bank of England akan memangkas suku bunga pada Maret 2025 setelah inflasi turun tajam ke 3,0%. Namun, kehati-hatian bank terhadap inflasi jasa terbukti tepat, dengan data CPI Januari 2026 terbaru menunjukkan inflasi tetap tinggi di 3,8%. Kondisi ini membuat pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat jauh lebih kecil kemungkinannya dibanding perkiraan setahun lalu. Bagi trader derivatif (derivatif adalah produk keuangan yang nilainya mengikuti aset lain, seperti kurs mata uang), ini berarti volatilitas tersirat pada opsi GBP (volatilitas tersirat adalah perkiraan pasar tentang besar kecilnya pergerakan harga di masa depan) bisa dinilai terlalu rendah. Ketegangan antara ekonomi Inggris yang melambat dan inflasi yang tetap tinggi bisa memicu pergerakan tajam pada mata uang. Kita bisa mempertimbangkan strategi seperti long straddle (strategi opsi dengan membeli call dan put sekaligus di harga dan jatuh tempo yang sama; untung jika harga bergerak besar ke arah mana pun) menjelang rapat BoE berikutnya.Perubahan Perbedaan Suku Bunga
Indeks Dolar AS (DXY) dulu melemah di sekitar 97,55, tetapi kini berada kuat di atas 104. Kekuatan ini didukung data terbaru yang menunjukkan non-farm payrolls AS (NFP adalah data jumlah pekerjaan baru di luar sektor pertanian, indikator penting pasar tenaga kerja) pada Januari 2026 kembali melampaui perkiraan, bertambah 295.000 pekerjaan. Arah kebijakan Federal Reserve kini dipandang jauh lebih ketat dibanding Bank of England (lebih ketat biasanya berarti suku bunga lebih tinggi dan lebih lama). Karena itu, ceritanya bergeser dari pelemahan Dolar secara luas menjadi tekanan yang lebih spesifik pada sterling. Kita perlu memantau tanda-tanda perbedaan kondisi ekonomi antara Inggris dan AS yang lebih tahan. Kondisi ini membuat pembelian opsi put GBP/USD (opsi put adalah kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu; sering dipakai untuk untung saat harga turun atau sebagai pelindung risiko) menarik sebagai lindung nilai (lindung nilai adalah cara mengurangi risiko) atau posisi spekulatif, karena pergerakan historis menunjukkan pasangan ini bisa menguji level terendah pasca-Brexit di bawah 1,20 ketika perbedaan itu makin kuat.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.