Para trader memulai minggu FX dengan sedikit penyimpangan dalam suku bunga dan berbagai sorotan berita akhir pekan.

    by VT Markets
    /
    May 18, 2025
    Sentimen Pasar dan Stabilitas Selama akhir pekan, berita tidak terlalu optimis bagi kepercayaan pasar. Perdana Menteri Inggris Starmer diperkirakan akan mengumumkan kesepakatan Brexit baru. Sementara itu, Perdana Menteri Australia Albanese menyatakan kesiapan untuk menjalin kesepakatan perdagangan bebas dengan Eropa. Bank Sentral Eropa (ECB) aktif memberikan komentar, dengan pernyataan dari Presiden Lagarde yang menjelaskan kenaikan EUR/USD disebabkan oleh ketidakpastian dalam kebijakan AS. Anggota Dewan ECB, Schnabel, tetap berhati-hati tentang kemungkinan pemotongan suku bunga pada bulan Juni, sementara Kazaks dari ECB menyebutkan adanya kemungkinan pemotongan suku bunga tetapi dengan pandangan yang tidak pasti. Perkembangan signifikan pada hari Jumat adalah penurunan peringkat kredit AS oleh Moody’s, yang memengaruhi sentimen pasar. Informasi ini berdampak pada pasar valuta, terutama untuk mata uang yang terkait dengan USD. Volatilitas dan Likuiditas Pasar Artikel ini mulai dengan menjelaskan bagaimana pasar keuangan biasanya bereaksi pada awal hari Senin. Karena banyak pusat keuangan Asia belum sepenuhnya dibuka, perdagangan cenderung ringan, yang berarti pergerakan harga bisa lebih tajam dari biasanya—meskipun volumenya tetap rendah. Lonjakan ini dapat memberikan kesan arah yang salah, yang sebaiknya diwaspadai oleh para trader di awal hari. Pasangan mata uang menunjukkan hanya perubahan yang modest dibandingkan dengan tingkat penutupan pada hari Jumat lalu. Hal ini menunjukkan tidak ada guncangan besar yang terjadi selama akhir pekan, tetapi tidak berarti situasi tenang. Dengan EUR/USD mendekati 1.1186 dan USD/JPY sedikit di atas level 145, ada cukup hal yang perlu diperhatikan. Poundsterling tetap kuat, diperdagangkan di sekitar 1.3280, sementara pasangan USD/CHF di 0.8367 terus mencerminkan tekanan pada dolar. Mata uang yang terkait dengan komoditas, seperti AUD dan NZD, sedikit lebih rendah, dengan kedua pasangan berada di bawah rata-rata historis, menunjukkan kehati-hatian yang terus menerus di kalangan investor. Perkembangan politik tetap aktif di kedua belah dunia. Di Inggris, inisiatif Brexit yang diharapkan oleh Starmer telah memicu diskusi awal dan menghadirkan sejuta ketidakpastian baru. Proposalnya—meskipun belum dinyatakan secara resmi—dapat mengisyaratkan perubahan dalam hubungan perdagangan. Walaupun tidak berdampak segera, perubahan semacam ini mempengaruhi harapan jangka panjang tentang stabilitas pound dan keselarasan kebijakan dengan Eropa. Di sisi dunia yang lain, Albanese mengkonfirmasi kesediaan untuk merampungkan kesepakatan perdagangan dengan blok Eropa, yang memberikan dukungan pada sentimen risiko di aset-aset Australia. Meskipun ini baru sebatas komitmen verbal, niat tersebut mungkin membantu meredakan penurunan pada pasangan AUD selama periode likuiditas rendah. Namun, dampak nyata kemungkinan memerlukan adanya garis waktu dan rincian lebih lanjut. Di zona euro, pesan dari ECB tetap tegas tetapi sedikit terpecah. Sementara Lagarde mengaitkan kenaikan euro dengan berkurangnya kejelasan di pihak AS, kehati-hatian Schnabel sangat perlu diperhatikan. Ketidak bersediaannya untuk berkomitmen pada pelonggaran kebijakan di bulan Juni menunjukkan dewan pengatur tetap terbagi, dan volatilitas mungkin meningkat saat lebih banyak anggota dewan mengungkapkan pandangan mereka dalam beberapa minggu ke depan. Kazaks, meskipun mengakui konsep pemotongan suku bunga, mengaitkannya dengan data yang masih kurang keyakinan, menjadikan jelas bahwa trader tidak seharusnya mengandalkan garis waktu tetapi pada tanda-tanda bertahap dari rilis makroekonomi. Buat akun VT Markets Anda sekarang dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    Chatbots