Pasangan EUR/GBP turun di bawah 0,8750, melanjutkan tren penurunannya selama lima hari berturut-turut.

    by VT Markets
    /
    Dec 24, 2025
    The EUR/GBP cross has fallen below 0.8750, trading around 0.8725 for the fifth consecutive day. This movement follows the Bank of England (BoE) cutting its benchmark interest rate by a quarter point to 3.75%, the first reduction since August. Despite the cut, the BoE suggests future rate reductions will be minimal due to ongoing inflation concerns. Money markets predict the BoE will execute at least one more cut in the first half of the year, with a nearly 50% chance of another by year-end. The market anticipates a gradual easing path from the BoE in 2026, which could support the Pound against the Euro in the short term.

    Keputusan Bank Sentral Eropa

    Bank Sentral Eropa (ECB) memilih untuk tidak mengubah suku bunga kunci pada pertemuan terbarunya. Ini merupakan pertemuan keempat dengan suku bunga yang stabil, karena Presiden ECB Christine Lagarde menekankan kesiapan untuk mempertahankan opsi yang fleksibel. Prediksi pasar menunjukkan kemungkinan kecil untuk pemotongan suku bunga oleh ECB pada Februari 2026, di bawah 10%. Potensi stabilisasi siklus suku bunga ECB bisa mengurangi penurunan Euro. Dengan sinyal dari Bank of England mengenai perlambatan dalam pemotongan suku bunga, kami melihat Pound Sterling tetap kuat terhadap Euro. Cross EUR/GBP telah melewati level 0.8750, dan momentum penurunan ini kemungkinan akan terus berlanjut hingga tahun baru. Perbedaan kebijakan antara BoE yang hati-hati dalam menurunkan suku bunga dan ECB yang stabil adalah pendorong utama untuk pergerakan ini. Pandangan ini diperkuat oleh data terbaru dari sudut pandang kami pada akhir Desember 2025. Kantor Statistik Nasional Inggris melaporkan inflasi November 2025 (CPI) pada level 2.9%, jauh di atas target 2% bank, yang membenarkan sikap hati-hati Gubernur Bailey. Ini membuat prediksi pasar tentang hanya satu atau dua pemotongan bertahap di 2026 tampak kredibel, mendukung Pound. Di sisi lain, Indeks Harga Konsumen Harmonisasi untuk Zona Euro pada Desember 2025 tercatat 2.5%, juga di atas target. Meskipun ini mendukung keputusan ECB saat ini untuk mempertahankan suku bunga, kinerja ekonomi Euro yang lebih lemah, dengan GDP Q3 2025 hanya 0.1%, menimbulkan risiko. Pasar memprediksi kemungkinan kurang dari 10% untuk pemotongan suku bunga ECB pada Februari 2026, yang terlihat rendah dan bisa berubah jika aktivitas stagnan.

    Dampak bagi Trader Derivatif

    Bagi trader derivatif, lingkungan ini mendukung strategi yang mendapatkan keuntungan dari penurunan yang berkelanjutan atau tindakan harga terikat dalam EUR/GBP. Dengan cross berada di bawah 0.8750, menjual opsi panggilan di luar uang dengan harga strike di 0.8800 atau lebih tinggi untuk jatuh tempo Januari dan Februari 2026 bisa menjadi cara efektif untuk mengumpulkan premi. Volatilitas implisit satu bulan yang rendah, yang telah turun menjadi sekitar 5.2%, menjadikan strategi ini menarik. Namun, kita perlu menyadari bahwa volatilitas jangka panjang sedang meningkat, dengan volatilitas implisit enam bulan mendekati 6.5%. Ini menunjukkan ketidakpastian tentang jalur bank sentral di kemudian hari pada 2026. Oleh karena itu, trader mungkin mempertimbangkan untuk membeli opsi put jangka panjang yang murah untuk melindungi terhadap penurunan yang lebih signifikan pada pasangan ini jika data ekonomi Inggris terus lebih baik dari zona Euro.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code