Tantangan Untuk Pasangan GBP/USD
Pasangan GBP/USD diperkirakan akan menghadapi tantangan di tengah kondisi ekonomi Inggris yang sulit dan kekhawatiran geopolitik di 2026. Ada juga potensi perbedaan kebijakan moneter antara Federal Reserve dan Bank of England yang dapat memengaruhi pasangan mata uang ini. Mereview tahun 2025, Pound Sterling mengalami pemulihan setelah mencapai titik terendah 1.2100 terhadap Dolar AS pada Januari. Pasangan GBP/USD kemudian mencapai titik tertinggi hampir empat tahun di 1.3789 pada 1 Juli. Ini menunjukkan kemungkinan volatilitas untuk tahun depan. Dengan GBP/USD diperdagangkan di dekat 1.3390, kami melihat kembali tahun yang kuat di mana pasangan ini melambung dari 1.2100 ke puncak 1.3789 di bulan Juli. Namun, fokus untuk beberapa minggu ke depan sekarang sepenuhnya beralih ke jalur kebijakan masa depan Bank of England. Pertanyaan kunci adalah waktu pemotongan suku bunga pertama yang diantisipasi. Pasar telah sepenuhnya memperhitungkan pemotongan suku bunga untuk Juni 2026, tetapi probabilitas signifikan 40% tetap ada untuk langkah lebih awal pada Maret. Harapan ini didorong oleh inflasi yang akhirnya kembali menuju target, dengan data terbaru untuk November 2025 menunjukkan CPI hanya 2.1%. Ini memberikan ruang bagi Bank of England untuk bertindak lebih cepat jika data ekonomi terus melemah.Persiapan Menghadapi Perubahan Pasar
Mengingat prospek ekonomi Inggris yang suram, trader harus mempertimbangkan untuk membeli opsi put GBP/USD dengan tanggal kedaluwarsa Maret 2026. Strategi ini memberikan perlindungan dari pemotongan suku bunga yang lebih awal dari yang diharapkan, yang dapat mengirimkan pound lebih rendah. Kami telah melihat ekonomi Inggris kesulitan sepanjang tahun, dengan Office for Budget Responsibility mengonfirmasi bahwa PDB tumbuh sebesar 0.5% di 2025. Bagi mereka yang tidak yakin tentang arah namun mengharapkan pergerakan besar, long straddles yang berfokus pada tanggal pertemuan Bank of England di Februari dan Maret 2026 dapat menjadi efektif. Secara historis, kami telah melihat lonjakan volatilitas implisit sekitar peristiwa ini, menawarkan peluang untuk mendapatkan keuntungan. Ini sangat relevan karena Federal Reserve tampaknya berada di jalur yang berbeda, yang telah mempertahankan sukunya stabil selama dua kuartal terakhir di 2025. Trader yang menggunakan kontrak forward juga harus menyesuaikan posisi mereka untuk perubahan kebijakan yang diharapkan. Penyempitan selisih suku bunga antara Inggris dan AS membuat posisi GBP jangka panjang kurang menarik dari perspektif imbal hasil. Sentimen ini sudah tercermin dalam poin forward untuk kuartal pertama 2026. Buat akun VT Markets live Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.