Pasar Meragukan Gencatan Senjata yang Rapuh; USD/JPY Turun ke Area 158,30 saat Volatilitas Berlanjut Meski Ada Kesepakatan Antar Pihak

    by VT Markets
    /
    Apr 9, 2026

    USD/JPY turun ke sekitar 158,30 pada Rabu setelah gencatan senjata dua pekan antara AS, Iran, dan Israel sempat mendorong minat terhadap aset berisiko. Namun laporan soal serangan yang masih berlanjut serta rencana Israel untuk tetap beroperasi melawan Hezbollah di Lebanon mengindikasikan ketidakstabilan masih tinggi.

    Gencatan senjata diumumkan Presiden AS Donald Trump di Truth Social dan dikaitkan dengan pembukaan kembali Selat Hormuz, tetapi selat tersebut masih ditutup. Seorang pejabat senior Iran mengatakan selat itu bisa dibuka kembali akhir pekan ini, sebelum pertemuan Washington–Teheran yang direncanakan di Islamabad, Pakistan.

    Syarat Iran Jaga Risiko Tetap Tinggi

    Iran menyampaikan sejumlah syarat, termasuk tetap melanjutkan pengayaan nuklir (proses meningkatkan kadar bahan nuklir untuk energi atau tujuan lain), mengendalikan dan memungut biaya atas pelintasan selat, pencabutan sanksi penuh, penarikan militer AS dari kawasan, serta kompensasi kerusakan perang. Syarat ini menurunkan peluang tercapainya kesepakatan yang bertahan lama dan menjaga risiko geopolitik tetap tinggi.

    Pada grafik empat jam, USD/JPY berada di 158,35 dan masih di bawah SMA 20-periode di 159,36 serta SMA 100-periode di 159,23. (SMA adalah rata-rata pergerakan sederhana, indikator tren yang menghitung rata-rata harga dalam periode tertentu). Pasangan ini juga berada di bawah 158,46, sementara RSI 31,5 dan mendekati area jenuh jual (kondisi ketika tekanan jual berlebihan dan harga berpotensi memantul).

    Area resistance (batas atas yang sering menahan kenaikan) berada di 158,46, lalu 159,23 dan 159,36. Support (batas bawah yang sering menahan penurunan) berada di 158,25, lalu 158,05 dan 157,89. Jika turun menembus area tersebut, peluang koreksi lebih dalam meningkat.

    Prospek Strategi Volatilitas

    Dengan tuntutan Iran yang berat dan operasi Israel yang berlanjut, gencatan senjata kecil kemungkinan bertahan penuh selama dua pekan. Karena itu, pelaku pasar dapat mempertimbangkan membeli volatilitas (strategi untuk mengambil peluang dari potensi pergerakan harga yang lebih besar), karena ketenangan saat ini rapuh. Indeks Volatilitas Yen FX Cboe/CME (JYVIX)—indikator perkiraan gejolak harga yen dari pasar opsi—hanya turun ke 9,8 dari puncak terbaru di atas 12. Ini menunjukkan pasar opsi masih memperhitungkan ketidakpastian besar ke depan.

    Penutupan Selat Hormuz yang berlanjut menjadi faktor paling krusial, mengingatkan pada gangguan rantai pasok (hambatan aliran barang/energi dari produsen ke konsumen) yang pernah mendorong harga minyak melonjak. Data pekan lalu menunjukkan persediaan minyak global turun 3,1 juta barel, dan tren ini bisa memburuk bila selat tetap diblokir. Kondisi ini cenderung mendukung dolar AS yang lebih kuat sebagai mata uang safe haven (aset yang biasanya diburu saat pasar cemas).

    Karena itu, kami menilai trader dapat mempertimbangkan membeli opsi call USD/JPY out-of-the-money yang jatuh tempo akhir April atau Mei. (Opsi call adalah kontrak hak beli pada harga tertentu; out-of-the-money berarti harga kesepakatan di atas harga pasar saat ini sehingga lebih murah tetapi butuh kenaikan harga agar untung). Kenaikan kembali di atas resistance 159,25 dinilai berpeluang terjadi ketika fokus pasar bergeser dari pengumuman gencatan senjata ke minimnya kemajuan nyata. Strategi call spread (membeli call dan menjual call lain pada strike lebih tinggi untuk menekan biaya) bisa menjadi cara yang lebih efisien untuk memanfaatkan potensi rebound.

    Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code