PBOC menetapkan nilai tengah (midpoint) USD/CNY pada 6,9158, naik dari fix sebelumnya di 6,9025.

    by VT Markets
    /
    Mar 9, 2026
    Pada hari Senin, Bank Rakyat Tiongkok (People’s Bank of China/PBoC) menetapkan kurs tengah USD/CNY di 6,9158, dibandingkan 6,9025 pada hari sebelumnya. Tujuan kebijakan moneter PBoC mencakup menjaga stabilitas harga, termasuk stabilitas nilai tukar, serta mendukung pertumbuhan ekonomi. PBoC juga mengerjakan reformasi keuangan seperti membuka dan mengembangkan pasar keuangan Tiongkok.

    Tata Kelola Dan Arah Kebijakan

    PBoC dimiliki negara Republik Rakyat Tiongkok dan bukan lembaga yang berdiri sendiri (artinya tidak sepenuhnya independen). Sekretaris Komite Partai Komunis Tiongkok, yang dicalonkan oleh Ketua Dewan Negara, memengaruhi manajemen dan arah bank ini; Pan Gongsheng saat ini memegang jabatan tersebut sekaligus menjadi gubernur. PBoC memakai beberapa alat kebijakan, termasuk: – suku bunga reverse repo 7 hari (transaksi jangka sangat pendek: bank sentral “menyerap/menyuntik” likuiditas lewat jual-beli surat berharga dengan janji dibalik), – Fasilitas Pinjaman Jangka Menengah/Medium-term Lending Facility (MLF: pinjaman bank sentral ke bank untuk jangka menengah), – intervensi valuta asing (aksi bank sentral membeli/menjual mata uang asing untuk memengaruhi kurs), – rasio kewajiban cadangan/reserve requirement ratio (RRR: porsi dana simpanan yang wajib disimpan bank sebagai cadangan). Suku bunga acuan Tiongkok adalah Loan Prime Rate (LPR: patokan bunga pinjaman perbankan). LPR memengaruhi biaya kredit dan KPR (kredit pemilikan rumah), suku bunga tabungan, dan juga dapat memengaruhi nilai tukar renminbi (RMB/yuan: mata uang Tiongkok). Tiongkok memiliki 19 bank swasta, yang dianggap hanya bagian kecil dari sistem keuangan. Yang terbesar adalah pemberi pinjaman digital WeBank dan MYbank, dan pada 2014 Tiongkok mengizinkan pemberi pinjaman domestik yang sepenuhnya didanai swasta beroperasi di sektor yang dipimpin negara. Dengan keputusan Bank Rakyat Tiongkok menetapkan kurs acuan USD/CNY di 6,9158, ini menunjukkan toleransi yang jelas terhadap yuan yang lebih lemah. Langkah ini kemungkinan merespons pertumbuhan ekspor Tiongkok untuk Januari dan Februari 2026 yang mengecewakan, hanya 1,5% dibanding tahun sebelumnya, jauh di bawah perkiraan. Ini dapat dilihat sebagai cara kebijakan yang halus untuk mendorong aktivitas ekonomi dengan membuat barang Tiongkok lebih murah di luar negeri.

    Dampak Trading Untuk Usd Cny

    Bagi trader derivatif (instrumen turunan: produk seperti opsi/futures yang nilainya mengikuti aset utama), ini membuka peluang untuk mengambil posisi jika yuan melemah lagi secara bertahap dan tetap “dikendalikan” dalam beberapa minggu ke depan. Strategi yang sederhana adalah membeli opsi call USD/CNY (hak untuk membeli pada harga tertentu) dengan harga kesepakatan/strike mendekati level psikologis 7,00 (angka bulat yang sering jadi perhatian pasar). Cara ini memberi peluang mendapat keuntungan jika yuan terus melemah, sambil membatasi risiko rugi pada biaya premi (biaya membeli opsi) yang dibayar. Langkah kebijakan ini berlawanan dengan kondisi di Amerika Serikat, di mana data CPI (Consumer Price Index/indeks harga konsumen: ukuran inflasi) terbaru Februari 2026 menunjukkan inflasi masih “keras kepala” di 2,8% (tidak cepat turun). Data ini membuat kecil kemungkinan bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) segera menurunkan suku bunga, sehingga mendukung kekuatan dolar AS. Perbedaan arah kebijakan yang makin lebar antara kedua negara ini memperkuat alasan USD/CNY bisa naik, sebuah tren yang tidak terlalu jelas pada kuartal terakhir 2025. Namun, perlu diingat bank sentral menekankan stabilitas, seperti terlihat saat pelemahan cepat di pertengahan 2025 yang memicu intervensi bank-bank milik negara. Penurunan yuan yang mendadak dan tajam bukan tujuan, jadi trader sebaiknya melindungi risiko (hedging: mengurangi risiko dengan posisi penyeimbang) dari perubahan kebijakan yang tiba-tiba. Karena itu, memakai opsi dengan risiko yang sudah jelas lebih bijak daripada menahan posisi short (bertaruh harga turun) yang sangat berutang/berleverage pada futures CNH (kontrak berjangka yuan offshore/CNH: yuan yang diperdagangkan di luar Tiongkok daratan).

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code