Pejabat Gedung Putih: Trump Bertemu Chevron dan Pemimpin Sektor Energi Bahas Blokade Minyak Berkepanjangan di Tengah Konflik

    by VT Markets
    /
    Apr 29, 2026

    Reuters melaporkan pada Rabu, mengutip seorang pejabat Gedung Putih, bahwa Presiden AS Donald Trump bertemu para pimpinan senior Chevron dan perusahaan energi besar lainnya untuk membahas pasar minyak global di tengah konflik Timur Tengah.

    Pejabat tersebut mengatakan Trump membahas langkah-langkah bersama perusahaan minyak untuk mempertahankan blokade terhadap Iran selama berbulan-bulan jika diperlukan.

    Keterlibatan Trump Dengan Perusahaan Energi

    Setelah laporan itu, Indeks Dolar AS (US Dollar Index/DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) naik dan terakhir berada di 98,85, menguat 0,26% pada hari itu.

    Menurut kami, dampak paling langsung akan terasa pada produk turunan minyak mentah (crude oil derivatives, yaitu instrumen keuangan seperti kontrak berjangka dan opsi yang nilainya mengikuti harga minyak), karena ancaman terhadap pasokan bisa mendorong harga naik. Volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan besarnya fluktuasi harga di masa depan yang “terbaca” dari harga opsi) pada opsi WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) sudah naik ke 38%, meningkat tajam dari rata-rata 22% pada kuartal I 2026. Kondisi ini membuat strategi membeli opsi beli (call option, hak—bukan kewajiban—untuk membeli pada harga tertentu) atau spread call (call spread, kombinasi membeli dan menjual opsi beli pada level harga berbeda untuk membatasi biaya dan risiko) pada kontrak berjangka (futures, kontrak untuk membeli/menjual di harga tertentu pada tanggal tertentu) minyak menjadi menarik untuk menangkap potensi lonjakan harga sambil membatasi risiko.

    Ketegangan geopolitik ini juga mendukung sektor energi, karena harga minyak yang lebih tinggi langsung menguntungkan produsen. Kami melihat Energy Select Sector SPDR Fund (XLE, ETF—reksa dana yang diperdagangkan di bursa—yang melacak saham sektor energi AS) naik lebih dari 6% bulan ini, mengungguli S&P 500 (indeks saham acuan AS yang berisi 500 perusahaan besar). Trader dapat menggunakan opsi atas saham seperti Chevron (CVX) untuk memanfaatkan tren ini, karena berpotensi diuntungkan jika harga minyak bertahan tinggi lebih lama.

    Kekuatan Dolar Dan Arus Safe Haven

    Selain itu, kami memperkirakan dolar AS bisa menguat, yang secara historis berfungsi sebagai aset safe haven (instrumen yang cenderung dicari investor saat ketidakpastian global meningkat). Indeks Dolar AS (DXY) sudah menembus level 106,00 untuk pertama kalinya tahun ini, seiring arus modal (capital flows, perpindahan dana investasi lintas aset/negara) masuk ke pasar AS. Posisi long (bertaruh harga naik) pada dolar terhadap mata uang negara pengimpor minyak berpotensi berkinerja baik.

    Ini mengingatkan pada lonjakan harga pada fase awal konflik Ukraina pada 2022. Saat itu, Brent (patokan harga minyak global) sempat melesat di atas US$120 per barel karena kekhawatiran pasokan sebelum mereda. Data historis menunjukkan premi geopolitik (tambahan harga karena risiko geopolitik) dapat terbentuk cepat, menguntungkan trader yang sudah mengambil posisi lebih awal.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code