Pemberi kerja di AS melaporkan 48.307 pemutusan hubungan kerja (PHK) pada bulan Februari, turun 55% dibanding bulan sebelumnya dan 72% dibanding tahun sebelumnya, seiring melemahnya rencana perekrutan.

    by VT Markets
    /
    Mar 5, 2026
    Perusahaan pemberi kerja di AS mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 48,307 ribu pada Februari, menurut Challenger, Gray & Christmas. Angka ini turun 55% dari 108,435 ribu pada Januari dan turun 72% dari 172,017 ribu setahun sebelumnya. Total PHK mencapai 156,742 ribu dalam dua bulan pertama tahun ini. Ini adalah total Januari–Februari terendah sejak 2022, tetapi masih termasuk yang tertinggi untuk awal tahun sejak krisis keuangan 2009.

    Pendorong Di Balik PHK Februari

    Laporan tersebut mengaitkan pengumuman PHK terutama dengan penutupan toko atau unit (bagian bisnis), kondisi pasar dan ekonomi, serta restrukturisasi perusahaan (perombakan struktur organisasi/operasi agar lebih efisien). Kecerdasan buatan (AI, teknologi yang membuat komputer bisa “belajar” dan membantu pekerjaan) disebut dalam 4,680 ribu PHK Februari. Rencana perekrutan melemah, dengan perusahaan mengumumkan 18,061 ribu rencana perekrutan sejauh tahun ini. Itu turun 56% dibandingkan periode yang sama pada 2025. Pasar keuangan bereaksi terbatas. Indeks Dolar AS (DXY, ukuran nilai dolar AS terhadap beberapa mata uang utama) diperdagangkan dekat 98,90, naik 0,10% pada hari itu. Challenger Job Cuts adalah laporan bulanan yang mencatat pengumuman PHK berdasarkan industri dan wilayah. Laporan ini digunakan sebagai indikator pasar tenaga kerja. Angka yang lebih tinggi biasanya berdampak buruk bagi dolar AS, sedangkan angka yang lebih rendah biasanya berdampak baik.

    Implikasi Pasar Dan Penempatan Risiko

    Data pekerjaan bulan lalu memberi gambaran yang menyesatkan dan perlu kita tindaklanjuti. Meski pengumuman PHK turun tajam pada Februari, sinyal yang lebih penting adalah lemahnya rencana perekrutan. Rencana tersebut turun 56% dibandingkan periode yang sama pada 2025, menunjukkan perusahaan sangat berhati-hati. Kelemahan ini dikonfirmasi oleh laporan pekerjaan resmi pemerintah untuk Februari, yang menunjukkan kenaikan bersih hanya 95.000 pekerjaan, jauh di bawah perkiraan 180.000. Tingkat pengangguran juga naik menjadi 4,1%, menguatkan sikap hati-hati dalam perekrutan. Pasar mulai menyadari bahwa pasar tenaga kerja tidak sekuat yang terlihat dari angka PHK. Perbedaan antara PHK yang berkurang dan perekrutan baru yang sangat sedikit menimbulkan ketidakpastian pasar, terlihat dari naiknya volatilitas (tingkat naik-turunnya harga yang cepat). Indeks VIX (ukuran “ketakutan” pasar, makin tinggi makin takut) naik dari sekitar 14 menjadi di atas 18 dalam beberapa minggu terakhir. Ini menunjukkan pelaku pasar bersiap menghadapi pergerakan harga yang lebih besar, dan premi opsi (biaya membeli kontrak opsi) menjadi lebih mahal. Peringatan tentang risiko geopolitik juga makin relevan, karena eskalasi terbaru di Selat Hormuz mendorong minyak mentah Brent kembali di atas $90 per barel. Ini menambah tekanan biaya bagi bisnis yang sudah ragu untuk menambah tenaga kerja. Kita perlu mengantisipasi hal ini dapat makin menekan aktivitas ekonomi dan kepercayaan perusahaan dalam beberapa bulan ke depan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code