Level Teknikal Dan Sinyal Turun
Pola bearish “dark-cloud cover” (pola candlestick: bentuk grafik dua hari yang sering menandakan potensi pembalikan turun) mengarah pada kemungkinan penurunan jika harga menembus di bawah level terendah 17 Maret di 211,63. Level berikutnya mencakup SMA 50 hari di 211,42, SMA 20 hari di 211,19, dan level terendah 16 Maret di 210,81. Jika GBP/JPY bergerak naik dan menembus di atas 212,73, resistance (resistance: area harga yang sering menahan kenaikan) terlihat di 213,00. Kenaikan lanjutan akan membuat level tertinggi sejak awal tahun (year-to-date high: titik tertinggi sejak awal tahun) di 215,00 kembali menjadi perhatian. Kami melihat pasangan GBP/JPY turun ke 211,82 saat trader mengurangi risiko dan memilih Yen Jepang menjelang keputusan kebijakan BoJ. Kehati-hatian ini dipicu gejolak geopolitik, yang sering mendorong mata uang safe-haven (safe-haven: aset yang biasanya dicari saat pasar tidak pasti, seperti Yen). Pasar kini hampir sepenuhnya fokus pada sinyal BoJ untuk langkah berikutnya. Pola candlestick bearish “dark-cloud cover” menunjukkan potensi turun, terutama jika harga menembus level support 211,63 (support: area harga yang sering menahan penurunan). Melihat data ekonomi akhir 2025 yang menunjukkan perlambatan output manufaktur Inggris (output: jumlah produksi), trader dapat mempertimbangkan membeli put options (opsi jual: kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu) untuk memanfaatkan penurunan menuju area 211,00. Strategi ini membatasi risiko jika Pound tiba-tiba menguat.Volatilitas Dan Strategi Opsi
Namun, jika BoJ mengambil sikap yang kurang agresif (misalnya tidak memberi sinyal pengetatan kebijakan), penurunan ini bisa berbalik. Penembusan di atas 212,73 akan menjadi sinyal momentum bullish (bullish: dorongan naik), sehingga call options (opsi beli: kontrak yang memberi hak untuk membeli pada harga tertentu) dengan target dekat level tertinggi tahunan 215,00 dapat dipertimbangkan. Perbedaan suku bunga yang lebar antara Inggris dan Jepang (interest rate differential: selisih tingkat bunga) yang menjadi tema besar sepanjang 2025 masih memberi dukungan dasar bagi pasangan ini. Dengan pengumuman bank sentral yang menambah ketidakpastian, kami melihat one-week implied volatility untuk pasangan ini naik di atas 14% (implied volatility: perkiraan besarnya pergerakan harga yang tersirat dari harga opsi). Bagi yang memperkirakan pergerakan besar tetapi belum yakin arahnya, strategi long straddle bisa sesuai (long straddle: membeli call dan put sekaligus pada harga dan jatuh tempo yang sama, agar bisa untung jika harga bergerak tajam ke salah satu arah) setelah pengumuman BoJ.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.