Pengurangan suku bunga oleh Bank of England disertai dengan kehati-hatian, berdampak positif pada sterling, kata Commerzbank.

    by VT Markets
    /
    Dec 19, 2025
    Bank of England (BoE) telah melakukan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis points, mengurangi suku bunga kebijakan menjadi 3,75%. Ini menandai pemotongan keempat dan terakhir tahun ini, dengan hasil pemungutan suara 5-4, di mana suara penentu diberikan oleh Gubernur BoE, Andrew Bailey. Bailey menyatakan bahwa pemotongan lebih lanjut akan menjadi lebih kompleks, meskipun secara bertahap menurun dari puncak 150 basis points pada Agustus 2023. Inflasi di Inggris turun menjadi 3,2% dari level tinggi 11,1% pada Oktober 2022, tetapi masih melebihi target 2% BoE. Ketidakpastian utama terletak pada kemungkinan pemotongan suku bunga di masa depan; ekonomi yang melemah menunjukkan kemungkinan pemotongan lebih lanjut, tetapi inflasi tinggi menjadi tantangan untuk mengambil tindakan ini. Pemotongan suku bunga lainnya mungkin terjadi pada April tahun depan.

    Dampak Pada Poundsterling

    Keputusan terbaru ini memberikan efek positif yang hati-hati pada poundsterling Inggris. Meskipun kejutan tidak asing bagi BoE, kali ini penurunan inflasi dan statistik pasar tenaga kerja yang lemah tidak menyebabkan perubahan kebijakan yang signifikan. Keseimbangan antara inflasi yang terus-menerus dan perlambatan ekonomi dianggap mendukung pound, asalkan pemotongan suku bunga dikelola dengan hati-hati. Pemotongan suku bunga 25 basis points BoE menjadi 3,75% sangat dekat, dengan hasil pemungutan suara 5-4. Gubernur Bailey telah menunjukkan bahwa meskipun pemotongan lebih lanjut mungkin datang, keputusan di masa depan akan jauh lebih sulit dibuat. Ini menciptakan nada hati-hati di pasar, membatasi potensi penurunan besar untuk pound saat ini. Kita terjebak antara dua kekuatan yang bertentangan: ekonomi yang melemah dan inflasi yang tinggi. Data terbaru dari Kantor Statistik Nasional mengonfirmasi inflasi CPI untuk November 2025 di angka 3,2%, yang masih jauh di atas target 2%. Ini terjadi saat ekonomi menyusut 0,1% pada kuartal ketiga 2025, mencerminkan kelemahan yang kita lihat kembali pada 2023. Bagi trader derivatif, keputusan yang terbelah dan data yang bertentangan mengisyaratkan potensi volatilitas meningkat dalam beberapa minggu ke depan. Hasil pemungutan suara yang ketat 5-4 berarti pertemuan kebijakan di masa depan sangat tidak dapat diprediksi, yang menunjukkan bahwa premi opsi pada pasangan mata uang poundsterling bisa meningkat. Lingkungan ini membuat strategi yang menguntungkan dari ayunan harga, seperti long straddles, semakin menarik.

    Perbedaan Suku Bunga

    Pemotongan suku bunga juga memperkecil keuntungan suku bunga yang dimiliki Inggris atas beberapa ekonomi lain, sedikit mengurangi daya tarik untuk memegang poundsterling. Dengan suku bunga utama Federal Reserve AS saat ini di 4,50%, perbedaan suku bunga terus menyusut, yang dapat memberikan tekanan di bawah pada nilai tukar GBP/USD. Trader mungkin menggunakan kontrak forward untuk melindungi diri dari atau berspekulasi tentang kemungkinan kelemahan pound lebih lanjut.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code