Peningkatan menjadi 1,8% dalam Suplai Uang M2+CD Jepang (Tahun ke Tahun) terjadi dari 1,6%

    by VT Markets
    /
    Dec 9, 2025
    Pasokan uang Jepang, yang mencakup mata uang yang beredar dan berbagai simpanan (M2+CD), tumbuh sebesar 1,8% pada bulan November tahun ke tahun, meningkat dari 1,6% pada bulan Oktober. Ini mencerminkan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam pasokan uang, menunjukkan adanya permintaan yang konsisten untuk likuiditas dalam ekonomi. Bank of Japan terus mengadopsi kebijakan moneter yang akomodatif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mengatasi kondisi inflasi rendah. Secara bersamaan, pergerakan pasar menunjukkan variabilitas saat para pelaku pasar memantau indikator-indikator ekonomi global dan keputusan yang akan datang dari bank sentral di ekonomi utama.

    Kebijakan Ekonomi Jepang

    Kenaikan sedikit pada pasokan uang M2 Jepang menjadi 1,8% mengonfirmasi bahwa Bank of Japan tetap pada kebijakan uang yang mudah. Ini memperkuat pandangan bahwa suku bunga Jepang akan tetap dekat dengan nol untuk waktu yang akan datang. Pedagang harus mengantisipasi bahwa sikap kebijakan yang berkelanjutan ini akan terus berlanjut hingga tahun baru. Perbedaan kebijakan ini sangat jelas jika kita melihat Amerika Serikat, di mana Federal Reserve mempertahankan suku bunga kuncinya di sekitar 4,5% untuk mengelola inflasi yang terakhir dilaporkan sebesar 3,1% pada bulan November 2025. Perbedaan hasil yang signifikan ini terus memberikan tekanan turun pada Yen Jepang. Kami melihat potensi dalam strategi yang menguntungkan dari dolar yang kuat terhadap yen, seperti membeli opsi call USD/JPY atau kontrak berjangka. Untuk pedagang saham, sikap akomodatif BoJ tetap menjadi angin punggung bagi saham Jepang. Nikkei 225 telah melihat kenaikan lebih dari 15% tahun ini, dan likuiditas yang berkelanjutan menunjukkan bahwa tren ini bisa terus berlanjut. Kami mempertimbangkan untuk membeli opsi call pada indeks Nikkei 225 untuk memanfaatkan potensi kenaikan lebih lanjut.

    Memantau Indikator Ekonomi

    Alasan di balik kehati-hatian BoJ jelas dari data terbaru, karena pertumbuhan PDB Jepang Q3 2025 hanya 0,4%, dan inflasi inti tetap sedikit di bawah target 2%. Gambar ekonomi yang rapuh ini membuat setiap pengetatan kebijakan sangat tidak mungkin terjadi dalam beberapa minggu mendatang. Stabilitas dalam kebijakan ini membuat posisi saham panjang dan yen pendek lebih dapat diprediksi. Namun, kita harus tetap waspada terhadap volatilitas, terutama dengan pasangan USD/JPY yang menguji level tertinggi dalam beberapa dekade dekat 158 sepanjang musim gugur 2025. Meskipun dasar fundamental kuat, risiko intervensi verbal atau nyata dari otoritas Jepang untuk mendukung yen meningkat. Ini menunjukkan bahwa menggunakan opsi untuk mendefinisikan risiko bisa menjadi pendekatan yang bijaksana untuk perdagangan ini. Buat akun VT Markets live Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code