Peningkatan selera risiko mengangkat NZD/USD ke sekitar 0,5860, sementara Dolar AS bergerak mendatar dalam fase konsolidasi.

    by VT Markets
    /
    Mar 24, 2026
    NZD/USD diperdagangkan dekat 0,5860 pada awal jam perdagangan Asia, setelah mengembalikan hampir setengah kenaikan dalam hari itu pada akhir sesi AS. Pasangan ini terakhir terlihat di sekitar 0,5856 pada grafik 4 jam. Minat terhadap aset berisiko membaik setelah Donald Trump memberi sinyal kemungkinan meredakan ketegangan dengan Iran, dengan menyebut “poin-poin penting kesepakatan” dan berharap ada pertemuan segera. Ini menurunkan permintaan terhadap aset safe-haven (aset “tempat aman” yang biasanya dibeli saat pasar takut, seperti USD, JPY, atau emas) dan mendukung mata uang yang sensitif terhadap sentimen risiko.

    Pendorong Pasar Dan Nada Dolar

    Indeks Dolar AS (US Dollar Index/DXY—ukuran kekuatan USD terhadap sekeranjang mata uang utama) diperdagangkan di bawah 100,00 pada 99,10 karena pasar menilai ulang prospek kebijakan Federal Reserve (bank sentral AS). Dolar yang lebih stabil membatasi kenaikan NZD/USD. Di Asia, sentimen yang stabil dan kondisi komoditas yang lebih kuat memberi dukungan tambahan bagi dolar Selandia Baru. Kenaikan tetap terbatas oleh ketidakpastian tentang pertumbuhan global dan perdagangan. Secara teknikal (analisis harga memakai grafik dan indikator), harga bertahan di atas support (area harga yang sering menahan penurunan) dan berada sedikit di atas moving average 20-periode (rata-rata harga 20 candle terakhir untuk melihat arah tren) di 0,5837, sementara moving average 100-periode dekat 0,5884 membatasi kenaikan. RSI (Relative Strength Index—indikator untuk melihat kuat/lemahnya dorongan harga) berada di 53, menandakan momentum seimbang. Level support berada di 0,5842, lalu 0,5804 dan 0,5763. Resistance (area harga yang sering menahan kenaikan) berada di 0,5881, dan jika menembusnya, harga bisa terdorong lebih tinggi.

    Konteks Historis Dan Kondisi Saat Ini

    Kami mengingat suasana pasar serupa pada 2025 ketika sentimen risiko yang membaik mendorong NZD/USD menuju level 0,5860. Saat itu, meredanya ketegangan geopolitik dan dolar AS yang bergerak mendatar membentuk dasar (floor) yang rapuh bagi kiwi (julukan untuk dolar Selandia Baru/NZD). Periode itu menunjukkan bahwa dorongan “risk-on” (pasar berani ambil risiko) bisa cepat menopang mata uang, walau kenaikannya terbatas. Hari ini, situasinya berubah, dengan pasangan ini diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 0,6155. Pendorong utama sekarang adalah perbedaan arah kebijakan bank sentral, dengan data inflasi kuartalan terbaru Selandia Baru pada akhir 2025 bertahan di 3,1%, membuat RBNZ (Reserve Bank of New Zealand—bank sentral Selandia Baru) tetap bersikap hawkish (cenderung lebih ketat/condong menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi). Sebaliknya, AS melihat inflasi inti (core inflation—inflasi tanpa komponen yang sangat bergejolak seperti makanan dan energi) turun ke 2,5%, memicu dugaan Federal Reserve mungkin lebih dulu menurunkan suku bunga tahun ini. Dengan prospek ini, trader dapat mempertimbangkan membeli opsi call NZD/USD (instrumen derivatif yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli pada harga tertentu) untuk memanfaatkan potensi kenaikan. Opsi dengan strike price 0,6200 (harga patokan eksekusi) dan jatuh tempo Juni 2026 akan memberi eksposur terhadap tren naik yang diperkirakan. Strategi ini bisa memberi hasil besar bila perbedaan kebijakan terus mendorong pasangan ini naik. Bagi yang lebih berhati-hati terhadap kenaikan yang pelan dan dangkal, bull call spread adalah alternatif. Dengan membeli call 0,6200 dan sekaligus menjual call 0,6275, trader bisa menurunkan biaya awal. Ini membatasi laba maksimum, tetapi lebih hemat untuk mengejar kenaikan kecil yang lebih terukur. Implied volatility (perkiraan volatilitas dari harga opsi—menggambarkan seberapa besar pasar memperkirakan harga akan berayun) untuk kiwi saat ini moderat, sehingga harga opsi masih masuk akal dibanding lonjakan saat ketakutan pertumbuhan global pada 2025. Kondisi ini mendukung pembukaan posisi baru tanpa membayar time premium (bagian harga opsi yang mencerminkan nilai waktu hingga jatuh tempo) terlalu mahal. Periode yang relatif tenang ini bisa dipakai untuk bersiap menghadapi pergerakan arah berikutnya. Ke depan, keputusan suku bunga RBNZ berikutnya dan laporan US non-farm payrolls (NFP—data bulanan jumlah pekerjaan baru di AS di luar sektor pertanian) menjadi data penting untuk dipantau. Peristiwa ini bisa menguatkan perbedaan kebijakan saat ini atau memaksa penilaian ulang terhadap pandangan bullish (pandangan harga cenderung naik). Trader perlu siap menyesuaikan posisi berdasarkan hasilnya dalam beberapa minggu ke depan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code