Permintaan Konsumen Menunjukkan Tanda Stabil di Awal
Kami melihat penjualan ritel China pada Februari berada di 2,8%, sedikit lebih baik dari 2,5% yang diperkirakan banyak orang. Ini memberi sedikit kelegaan, terutama setelah lemahnya belanja konsumen yang terus terasa sepanjang 2025. Ini bisa berarti permintaan mulai menemukan titik bawah, sehingga kita perlu meninjau ulang pandangan yang paling pesimistis tentang konsumen di China. Bagi yang lebih optimistis, ini bisa menjadi pemicu untuk membeli call option (kontrak opsi untuk hak membeli) jangka pendek pada ETF yang fokus ke China (ETF adalah produk investasi mirip reksa dana yang diperdagangkan seperti saham). Pandangan ini didukung kenaikan terbaru pada komoditas industri (bahan mentah untuk industri), dengan tembaga menembus $9.500 per ton, yang memberi sinyal permintaan industri mungkin mulai menguat. Menjual cash-secured puts (menjual opsi jual dengan uang tunai yang disiapkan untuk membeli saham jika terkena eksekusi) pada beberapa saham besar juga bisa menjadi cara untuk mengambil posisi bullish (bertaruh harga naik) sambil menerima premium (biaya yang dibayar pembeli opsi). Namun, perlu realistis bahwa pertumbuhan 2,8% masih rendah dibanding standar historis dan belum menunjukkan pemulihan kuat. Masalah yang masih berjalan di pasar properti (sektor perumahan dan real estat), yang menyebabkan penurunan besar tahun lalu, tetap menjadi hambatan utama bagi kepercayaan konsumen. Karena itu, mempertahankan sebagian posisi protective put (opsi jual sebagai “asuransi” saat harga turun) atau memakai bear call spread (strategi opsi untuk membatasi risiko saat memprediksi harga cenderung turun/tertekan) bisa menjadi lindung nilai yang masuk akal jika kenaikan ini hanya sementara. Implied volatility (perkiraan besarnya naik-turun harga yang “tercermin” dalam harga opsi) pada saham China kemungkinan akan sedikit turun setelah berita ini, sehingga opsi menjadi agak lebih murah. Kami melihat volatilitas pada Hang Seng Volatility Index (VHSI) tetap tinggi di atas 20 pada sebagian besar paruh kedua 2025, dan hingga kini belum kembali ke rata-rata jangka panjang. Kondisi ini bisa menarik bagi trader yang yakin akan ada pergerakan besar, dengan strategi seperti long straddle (membeli call dan put sekaligus pada harga dan tanggal yang sama untuk bertaruh akan ada pergerakan besar ke arah mana pun).Volatilitas Tetap Menjadi Poin-poin Penting untuk Trading
Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.